Kabupaten Malang Diproyeksikan Mendapat Program Hilirisasi Kelapa

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

03 - Feb - 2026, 05:05

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat berdiskusi dengan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Tabrani di Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib bertemu dengan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI Tabrani. Mereka membicarakan beberapa hal terkait pengembangan potensi di Kabupaten Malang. 

Lathifah  menyampaikan, selama ini jalinan komunikasi yang terjalin dengan jajaran Kemendes PDT RI berjalan dengan baik. Berbagai program telah dibahas dan menghasilkan sebuah rencana yang baik untuk kemajuan Kabupaten Malang. 

Baca Juga : MICC Hadir di Pandan Ajeng, Live In Mahasiswa STIE Malangkucecwara Satukan Budaya, Lingkungan, dan Pengabdian

Lathifah menambahkan, dari hasil pertemuannya dengan  Tabrani, terdapat beberapa rencana besar ke depan untuk kemajuan Kabupaten Malang. Salah satu program yang nantinya akan berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian RI yang dijembatani  Kemendes PDT RI yakni program hilirisasi kelapa. Program tersebut diproyeksikan memajukan dan memakmurkan masyarakat Kabupaten Malang. 

"Alhamdulillah tadi Pak Dirjen menyampaikan siap untuk mengakseskan beberapa program. asalah satunya hilirisasi kelapa di Kementerian Pertanian RI," ungkap Lathifah, Selasa (3/2/2026). 

Menurut Lathifah, Kabupaten Malang -yang dikenal memiliki wilayah terluas kedua dan jumlah penduduk terbanyak kedua di Provinsi Jawa Timur- menyimpan berbagai potensi. Salah satunya potensi kelapa yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Malang. Meski potensi kelapa dirasa cukup besar di Kabupaten Malang, perkembangannya masih stagnan. 

Lathifah menyebut, melalui kolaborasi dengan Kemendes PDT RI dan Kementerian Pertanian RI nantinya, diharapkan program replanting atau peremajaan pohon kelapa dapat terealisasi. Hal itu dilakukan sebagai upaya proses penggantian pohon kelapa yang lama atau berusia tua dan tidak produktif dengan bibit pohon kelapa yang baru dan unggul untuk memulihkan bahkan meningkatkan produktivitas kelapa. 

Baca Juga : Beli Motor Honda di Ponorogo, Raih Kesempatan Menangkan PCX160 

Ia mengatakan, program replanting kelapa di Kabupaten Malang sebagai langkah krusial untuk menjaga hasil tandan buah segar atau TBS dan mempermudah  pemanenan yang meliputi tumbang chip, land clearing dan penanaman ulang. 

"Nantinya akan ada kemitraan. Dalam program tersebut, akan ada pendampingan dan berakhir dengan adanya off taker kelapa untuk memastikan kelapa hasil petani diserap dengan harga layak. Bahkan jika perlu pengadaan pengolahan bahan baku kelapa sehingga kelapa bisa menjadi coconut milk sehingga nilai jual semakin baik," pungkas Lathifah.