PLN Gandeng Pemkot Malang Kampanyekan Kendaraan Listrik, Transaksi SPKLU Naik Hampir 4 Kali Lipat
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Dede Nana
03 - Aug - 2026, 10:12
JATIMTIMES - PT PLN (Persero) UP3 Malang bersama Pemerintah Kota Malang dan Jawa Pos Media menggelar kampanye ramah lingkungan bertajuk Malang Bersinar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi energi bersih sekaligus mendukung target Net Zero Emissions (NZE) melalui penggunaan kendaraan listrik.
Agenda tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian sosialisasi yang sebelumnya digelar di Balai Kota Malang. Dalam kegiatan itu, masyarakat diajak mengenal lebih dekat ekosistem kendaraan listrik, mulai dari keunggulan electric vehicle (EV), infrastruktur pendukung, hingga berbagai inovasi teknologi berbasis energi listrik yang kini mulai diterapkan di Kota Malang.
Baca Juga : Transaksi QRIS di BI Malang Melonjak 94,5 Persen, Kota Malang Dominasi
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan CFD. Warga memadati lokasi untuk melihat langsung kendaraan listrik, memperoleh edukasi mengenai efisiensi penggunaan EV, serta memahami manfaatnya bagi pengurangan emisi karbon dan kualitas udara perkotaan.
Manager PLN UP3 Malang, Sendy Rudianto, mengatakan kolaborasi bersama Pemerintah Kota Malang dan Jawa Pos menjadi langkah nyata dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di tengah masyarakat.
"Kami dari PLN mengucapkan banyak terima kasih, khususnya kepada Pemkot Malang yang selama ini mendukung kami dalam hal pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. Kendaraan listrik semakin hari semakin diminati oleh masyarakat, terbukti di semester I tahun 2026 ini pertumbuhan transaksi SPKLU-nya sudah hampir empat kali lipat, khususnya di Kota Malang. Melalui acara ini serta dukungan dari Pemkot Malang dan Jawa Pos, diharapkan semakin membuat masyarakat ingin beralih ke kendaraan listrik, selain lebih murah, kita juga mendukung udara yang sudah segar di Malang ini menjadi lebih segar lagi di hari-hari ke depan," ujar Sendy.
Menurutnya, peningkatan transaksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat. PLN pun berkomitmen memperluas ekosistem EV melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang andal dan mudah diakses.

Momen Wali Kota Malang Wahyu Hidayat didampingi Manager PLN UP3 Malang Sendy Rudianto; Wakil Pemimpin Redaksi JawaPos.com Ahmad Suprianto dan para pejabat Pemkot Malang memberikan sambutan di panggung CFD. (Foto: istimewa)
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, PLN, dan Jawa Pos dalam mengampanyekan penggunaan kendaraan non-fosil kepada masyarakat.
Menurutnya, sosialisasi secara langsung menjadi langkah penting agar masyarakat semakin memahami manfaat kendaraan listrik, baik dari sisi efisiensi biaya maupun dampaknya terhadap kualitas lingkungan.
"Hari ini saya berterima kasih kepada Jawa Pos dan PLN, Kota Malang menjadi seri keempat untuk melaksanakan dan mensosialisasikan terkait kendaraan non-fosil yang tentunya nir-emisi. Ini akan menjadikan Kota Malang lebih segar lagi, di mana udara bersihnya sudah terjaga. Harapan kami dengan sosialisasi dan rangkaian kegiatan ini, masyarakat Kota Malang bisa melihat secara langsung dan menjadi pelajaran tersendiri bahwa dengan kendaraan listrik ini banyak hal positif yang dirasakan, selain pengurangan BBM, efisiensi, juga udara Kota Malang menjadi lebih bersih," kata Wahyu.
Ia menambahkan, Pemkot Malang juga mulai menerapkan kendaraan listrik dalam operasional pelayanan publik, salah satunya melalui penggunaan gerobak sampah listrik.
Baca Juga : Polisi Ringkus Peminjam Motor Teman Gegara Tak Dikembalikan, Berdalih Buat Beli Makan
Wahyu menjelaskan, penggunaan gerobak sampah listrik dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar minyak.
"Gerobak sampah listrik ini menjadi salah satu alternatif, karena selama ini menggunakan bahan bakar minyak. Ini terobosan baru gerobak sampah tenaga listrik yang kalau dibandingkan jauh sekali pengurangan bahan bakar minyaknya dan menekan ongkos operasional serta pemeliharaan. Pengangkutannya juga bisa maksimal dari TPS menuju TPA. Sementara ada dua unit, namun sudah kami hitung dan anggarkan untuk menambah lagi gerobak sampah listrik, serta mengkaji penggunaan truk sampah listrik ke depan," tambahnya.

Momen iring-iringan mobil listrik saat kampanye ramah lingkungan bertajuk Malang Bersinar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (26/7/2026). (Foto: istimewa)
Pemkot Malang bahkan telah menyiapkan rencana penambahan armada gerobak sampah listrik dan mengkaji penggunaan truk sampah listrik sebagai bagian dari transformasi layanan publik yang lebih ramah lingkungan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Pemimpin Redaksi JawaPos.com Ahmad Suprianto menyampaikan bahwa Kota Malang dipilih sebagai kota keempat penyelenggaraan program Wisata Nir Emisi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan energi bersih dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kampanye Malang Bersinar, PLN UP3 Malang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transisi energi nasional melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, pengembangan infrastruktur SPKLU, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendorong terciptanya kota yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.
