Tersangka Adrian Cristian saat diamankan polisi
Tersangka Adrian Cristian saat diamankan polisi

Apa yang dilakukan oleh Adrian Cristian, 28, ini benar-benar tidak patut ditiru.

Sebagai seorang guru dia seharusnya tidak berperilaku bejat. Karena itu dia sudah sepantasnya disebut sebagai salah satu oknum.

Pria asal Rungkut Mapan Tengah ini melakukan pencabulan terhadap seorang pelajar dengan inisial RF, 16. Parahnya itu dilakukan sebanyak tiga kali.

Awalnya antara korban dan pelaku berkenalan lewat aplikasi Bigo Live. Dari sana pelaku meminta nomor handphone korban. Hingga pembicaraan pun berlanjut lebih intensif.

Kemudian keduanya sepakat bertemu. Oleh pelaku korban disusul dekat rumahnya di kawasan Wiyung. Itu pada akhir bulan Mei lalu.

Saat itu oknum guru tersebut kemudian mengajak korban ke kostnya di kawasan Ketintang. Di sana lah kemudian korban dicabuli.

"Korban disetubuhi sebanyak tiga kali. Mulai bulan Mei sampai Juni," terang Kasubbag Humas Polrestabes AKP Chintya Dewi.

Akibat terus dicabuli berulang kali korban kemudian cerita kepada orang tuanya. Sang orang tua yang tidak terima pun kemudian melapor ke polisi. Hingga akhirnya oknum guru yang mengajar bahasa Inggris tersebut dapat dibekuk.

Dia menjelaskan untuk korban sudah diambilkan visum. Dan memang benar hasilnya menunjukkan adanya kerusakan pada kelamin.

"Korban masih di bawah umur," imbuh perwira dengan pangkat tiga balok ini.