Saat menunggu giliran wawancara dilarang untuk membawa makanan dan minuman. (Sumber: youtube)
Saat menunggu giliran wawancara dilarang untuk membawa makanan dan minuman. (Sumber: youtube)

Setelah tamat kuliah kemudian diterima bekerja di perusahaan besar pasti jadi impian semua orang. Tapi sayangnya tidak sedikit pelamar kerja yang tersingkir pada saat proses wawancara.

Proses wawancara itu sendiri sering dianggap sebagai hal yang menakutkan. Bahkan ada yang menyebut lebih menakutkan daripada ujian skripsi di hadapan dosen penguji.

Bagi kalian yang akan wawancara kerja, simak 10 hal yang harus dihindari.

1. Mmmmmmmm

Terkadang, kalau merasa bingung harus berkata apa saat wawancara kerja, biasanya Anda akan bergumam seperti mmmmm. Dalam ilmu retorika, dikenal dengan istilah filled pause.

 Sesekali bergumam mmmmm saat melakukan wawancara kerja, tidak masalah. Tetapi jika membiarkan setiap jeda pembicaraan diisi dengan bergumam, itu menunjukkan jika memiliki hal lain dalam pikiran atau akan terlihat kurang wawasan. 

Tetapi jika merasa bingung dan membutuhkan waktu untuk berpikir, coba katakan, misalnya, itu pertanyaan yang bagus, coba saya pikir sebentar. Dan jika mengucapkan hal ini, akan terlihat lebih tenang.

2. Terlalu Percaya Diri

Sesuatu yang berlebihan itu ternyata tidak semuanya berbuah baik. Termasuk untuk urusan percaya diri datang dan menghadiri wawancara kerja. 

Terlalu percaya diri terlihat dari setiap jawaban yang Anda berikan kepada si pewawancara. Jawablah pertanyaan sewajarnya sesuai kemampuan dan pengetahuan kalian. Tetapi jika kalian tidak mampu menjawab pertanyaan itu, jawab sejujurnya dan sampaikan jika bersedia belajar lagi pada masa mendatang.  

3. Menanyakan Gaji dan Tunjangan

Bertanya tentang gaji dan tunjangan memang boleh. Itu adalah hak Anda. Tetapi penting untuk dicatat bahwa sebaiknya Anda  menyakan gaji dan tunjangan setelah dinyatakan diterima bekerja.

 Agar kalian terlihat serius dan profesional saat wawancara, acukan pertanyaan mengenai bagaimana Anda bisa membantu perusahaan mencapai target.

4. Menjelekkan Perusahaan Lama

Pertanyaan mengenai alasan keluar dan berhentinya pekerjaan sebelumnya biasanya sering  terdengarkan dan ini sangat menjebak. Jadi, jawablah dengan berhati-hati. Bagi yang tidak bisa mengontrol emosi, pasti akan membicarakan kejelakkn perusahaan sebelumnya sehingga kesannya menjadi curhat.

5. Membawa Makanan dan Minuman

Banyak orang di kantor yang membawa minuman atau camilan ke mejanya. Namun membawa makanan dan minuman saat wawancara kerja, itu bisa mengganggu saat proses wawancara. Aktivitas makan dan minum wajib kalian hindari, bahkan saat berada di ruang tunggu meskipun itu sekadar minum.

6. Menggunakan Gawai

Sebelum nama kalian dipanggil untuk wawancara, pastikan gawai dalam mode dimatikan atau dinonaktifkan. Mengondisikan gawai getar akan terdengar jelas saat ada panggilan masuk. Tahan juga tidak mengecek gawai saat wawancara karena hal ini menunjukkan Anda tidak bisa menggunakan waktu dengan bijak dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi.  

7. Menyilangkan Lengan


Sikap menutup tubuh dengan menyilakan tangan di depan dada mungkin dapat menjadikan sebagai rasa rileks atau terlihat serius mendengarkan pewawancara. Tapi secara tidak langsung menandakan kalian dalam kondisi defensif atau negatif. Selain itu, dengan sikap tersebut, terlihat Anda tidak nyaman dan aman di hadapan pewawancara. 

Sebagai gantinya, berusahalah dengan sadar memisahkan lengan. Letakkan saja di pangkuan atau di sandaran kursi sehingga tangan bebas secara alami saat berbicara.

8. Kurang Persiapan

Datang wawancara tanpa persiapan akan terlihat tidak serius dalam menjalani pekerjaan. Sebelum tiba waktu wawancara, sebaiknya carilah informasi yang cukup mengenai perusahaan dan jabatan yang kalian pilih, termasuk bagaimana perusahaan itu menjalankan bisnisnya dan sebagainya. 

Jangan lupa siapkan dokumen dan peralatan alat tulis meskipun kalian telah menyertakan salinannya saat mengirimkan lamaran. Hal ini akan membantu kalian lebih ptofesional dan dapat diandalkan.

9. Berpakaian Tidak Pantas

Penampilan Anda akan sangat memengaruhi kesan pewawancara terhadap Anda. Maka pastikan pakaian yang cukup layak dan rapi. Sebaiknya gunakan kemeja polos dengan warna yang tidak terlalu terang dan dipadupadankan dengan celana kain hingga kenakan sepatu pantofel. Dan gunakan pakaian yang pas dengan ukuran kalian. Jangan gunakan yang kebesaran atau kekecilan. Jangan juga menggunakan pakaian yang mewah dan warna yang mencolok karena menghadiri wawancara bukan untuk berpesta.

10. Datang Terlambat 

Jika kalian punya jadwal wawancara, jangan sekali-kali datang terlambat ke lokasi wawancara. Jika terlambat, akan dianggap tidak bertanggung jawab dan tidak serius terhadap kerjaan yang kalian lamar.

 Jadi, bersiap lebih cepat, bangun lebih pagi, dan datang lebih awal. Kalau perlu, lakukan survei di lokasi wawancara. Jadi, lebih baik kalian menunggu daripada ditunggu si pewawancara.