Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)
Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)

Nur Kanifan (34), warga Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, melaporkan Andik alias Gimbal (38) ke Polres Blitar Kota.

Pria warga Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar itu dilaporkan akibat tidak mengembalikan mobil yang ia sewa milik perusahaan rental mobil 'Luna Transport'.

Kepada polisi, Nur Kanifan menjelaskan, mulanya Gimbal akan menyewa dua unit mobil kepada Luna Transport pada awal bulan Februari lalu. Karena mobil yang akan ia pesan belum siap, pihak Luna Transport memintanya menunggu beberapa hari kedepan untuk menyiapkan mobil yang dia pesan.

Selang beberapa hari setelahnya atau tanggal 19 Februari kemarin, Gimbal mengirim orang suruhannya, bernama Pak Jito, untuk datang ke Luna Transport dengan maksud mengonfirmasi kesiapan mobil yang dia rental. 

Hasilnya, Jito berhasil membawa satu unit mobil Daihatsu Xenia tahun 2018 warna putih. Mobil ini milik Catur, warga Jalan Abadi, Kelurahan/Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Kemudian, beberapa hari berikutnya, tanggal 27 Februari, Jito kembali datang ke Luna Transport dan membawa kembali satu unit mobil Daihatsu Xenia 1.3 R tahun 2017, warna putih dan kepemilikan atas nama Koko Oktafianto, warga Jalan Cimedang No 03, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar.

"Jadi, kedua mobil ini sebenarnya milik Koko Oktafianto, yang dititipkan kepada pelapor," jelas Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Ipda Dodit Prasetyo, Rabu (08/05/2019).

Dodit mengungkapkan, selama masa sewa, Gimbal membayar uang sewa mobil yang ia pesan, sejumlah Rp 6.000.000 pada  19 Maret, 27 Maret, dan pada 19 April. Sehingga total nila sewanya sejumlah Rp 18.000.000.

Dodit kembali mengungkapkan, pada  11 April, saat pelapor mendapati GPS mobil Daihatsu Xenia yang disewa Gimbal dalam keadaan mati, pelapor mencoba menghubungi Gimbal untuk mengembalikan mobil itu ke perusahaan dengan maksud akan diganti dengan mobil Daihatsu Xenia 1.3 R.

Pada akhirnya, Gimbal datang ke Luna Transport tanggal 22 April untuk mengambil mobil Daihatsu Xenia 1.3 R sebagai ganti mobil Daihatsu Xenia yang GPS-nya mati. Hanya, saat itu, Gimbal tidak membawa mobil yang GPS-nya mati, justru kepada Luna Transport, Gimbal berjanji akan mengembalikan mobil yang dia sewa itu satu hari setelahnya.

Tetapi, nyatanya hingga saat ini Gimbal sama sekali tidak mengembalikan mobil yang ia janjikan kepada pelapor untuk dikembalikan kepada Luna Transport. Selain itu, biaya sewa mobil pada  27 April juga belum dibayar.

"Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian berupa 3 unit mobil senilai Rp 490.000.000 dan uang sewa yang belum dibayar Rp. 9.750.000," pungkasnya.