Dua pelaku yang melakukan pencurian motor di kos dan homestay di Jalan Tidar Sakti 16. (repro FB)
Dua pelaku yang melakukan pencurian motor di kos dan homestay di Jalan Tidar Sakti 16. (repro FB)

Tak memandang bulan suci Ramadan, pelaku kejahatan masih tetap merajalela. Terbukti, pelaku curanmor pagi tadi sekitar pukul 05.30 WIB (8/5/2019) beraksi menggasak motor di sebuah tempat kos mewah di Jalan Tidar Sakti Nomor 16.

Aksi oleh dua orang pelaku tersebut sempat terekam kamera CCTV rumah kos dan  homestay di situ.

Yang menarik, saat beraksi, di tempat kos tersebut terdapat seorang penjaga. Namun pelaku pencurian tampaknya cukup cerdik. Pelaku beraksi menunggu ketika penjaga kos pergi dari posnya yang berada di depan kos untuk ke kamar mandi yang ada di dalam kos

"Saat itu saya ke kamar mandi sebentar Mas. Ya paling cuma tiga menit. Setelah itu kembali, tapi belum tahu kalau motor hilang," beber Sutopo (51), penjaga kos yang saat itu berjaga.

Saat itu, ia memang sempat melihat pelaku mondar-mandir di depan lokasi hilangnya motor tersebut. Namun ia tidak curiga jika dua orang yang berboncengan naik motor matik serta mengenakan helm hitam dan putih tersebut merupakan pelaku kejahatan.

"Sempat bolak-balik, tapi kan nggak curiga karena bingung juga. Biasanya di sini ada teman-teman kos. Jadi, nggak curiga. Di depan sebelumnya ada lima motor yang parkir. Sempat tahu kalau motornya tinggal empat. Tapi nggak curiga. Dipikir mungkin dipakai oleh temannya yang lain," ungkapnya

Baru sekitar pukul 08.30 WIB, ketika pemilik motor bernama Karina, warga asal NTT, yang akan berangkat kuliah, kebingungan mencari motornya yang terparkir di depan kos.  Dia pun segera menanyakan perihal keberadaan motornya ke  penjaga.

Dan karena penjaga tidak mengetahui keberadaan motornya, selanjutnya mereka pun berinisiatif untuk melihat CCTV. Saat melihat CCTV, benar saja, motor korban telah dicuri.

"Dalam CCTV, pelaku melakukan aksinya cukup cepat. Nggak lama, paling 1 menitan. Padahal, motornya waktu itu sudah dikunci," ungkapnya.

Pasca-kejadian tersebut, korban diketahui belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Pencurian seperti ini juga baru pertama terjadi di tempat kos dan homestay tersebut.

"Belum laporan  karena anaknya amsih kuliah. Pelat nomor motor korban yang hilang DR 3995 CW, warna merah putih. Kalau pelat nomor pelaku nggak jelas dilihat dari CCTV. Wajahnya juga nggak jelas," pungkas Sutopo.