Sulestari tersangka beserta barang bukti narkoba, saat diamankan jajaran kepolisian, Kabupaten Malang (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Sulestari tersangka beserta barang bukti narkoba, saat diamankan jajaran kepolisian, Kabupaten Malang (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

Sulestari warga Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), harus menjalani bulan suci ramadan dibalik jeruji tahanan Mapolres Malang, sejak Senin (6/5/2019) lalu. 

Pria yang kini berusia 53 tahun tersebut, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, lantaran terlibat sebagai jaringan perdaran narkoba. 

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah menuturkan, tersangka yang baru saja diamankan ini, merupakan satu jaringan dengan S Soleh Agil alias Yek, warga dusun Gunung Sudo, Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbemanjing Wetan (Sumawe), yang sebelumnya sudah diringkus jajaran kepolisian lantaran menjadi budak narkoba. 

Saat dimintai keterangan polisi, tersangka atas nama Soleh ini, mengaku jika mendapatkan pasokan dari seorang temannya yang bernama Sulestari. 

Berawal dari sinilah, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan yang bersangkutan, saat berada di rumah domisilinya. 

“Tersangka Sulestari kami amankan saat berada di kediamannya yang berlokasi di wilayah Dusun Ganjarsari, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan,” kata Ainun, Rabu (8/5/2019). 

Dari tangan pria kelahiran 10 Maret 1966 tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti. Di antaranya satu poket sabu seberat 0,36 gram dan satu unit handphone. 

“Akibat perbuatannya, tersangka kami jerat dengan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tegas perwira polisi dengan tiga balok dibahu itu. 

Di hadapan petugas, tersangka Sulestari mengaku terpaksa menjadi seorang budak sabu. 

Pria yang hanya mengenyam pendidikan sampai kelas 5 SD (Sekolah Dasar) ini, berdalih susah mencari kerja. 

Hal inilah yang mendasari dirinya nekat terlibat jaringan bisnis narkoba. 

“Dari hasil penyidikan sementara, tersangka mengaku mendapatkan pasokan dari beberapa temannya. Saat ini, identitas pemasok narkoba kepada tersangka sudah kami kantongi, kasus ini masih dalam tahap pengembangan,” tutup Ainun kepada MalangTIMES.