Tersangka diamankan di Polsek Genteng untuk penyidikan lebih lanjut
Tersangka diamankan di Polsek Genteng untuk penyidikan lebih lanjut

Seorang maling sepeda motor babak belur dihajar massa. Dia kepergok warga saat sedang menjalankan aksinya. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran sebelum akhirnya pelaku ditangkap warga. 

Identitas pelaku diketahui bernama Rendi Agustin (23), warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Silo, Jember.

Peristiwa ini terjadi Minggu (16/6/19). Awalnya korban, Wagito (51), warga Dusun Curahketangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng berangkat ke sawah dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X warna hitam Nopol P 4052 ZT warna hitam miliknya. Selanjutnya sepeda motor tersebut diparkir di pinggiran sawah. 

"Setelah sepeda motor dikunci stir kemudian ditinggal ke sawah yang jaraknya sekitar 50 meter dari lokasi tempatnya memarkir motor," kata Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Puji Wahyono, Senin (17/6/19).

Sekitar 30 menit kemudian, dari kejauhan korban melihat ada seseorang berdiri di belakang sepeda motornya. Tapi korban tidak menghiraukan, beberapa saat kemudian korban melihat lagi ke arah sepeda motornya. Sebab orang yang berada di belakang sepeda motornya tadi sudah dalam posisi memegang stir sepeda motor dengan posisi badan membungkuk dan kepalanya mengarah ke lubang kunci stir.

Mengetahui hal ini, korban langsung berteriak maling. Mendengar teriakan korban, sepeda motor yang hendak dibawa kabur, ditinggalkan begitu saja oleh pelaku. Diapun kabur ke arah barat menuju area perkebunan. Teriakan korban didengar warga. Tanpa dikomando warga membantu melakukan pengejaran. 

 "Akhirnya warga melihat pelaku yang saat itu sedang berjalan santai di jalan. Pelakupun sempat diamankan di sebuah bengkel milik warga," terangnya.

Mendengar kabar tersebut, masyarakat mulai berdatangan. Beberapa dari mereka sempat melampiaskan kemarahannya kepada pelaku. Sehingga membuat pelaku sedikit babak belur. petugas Polsek Genteng yang mendapat informasi dari masyarakat langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku.

Setelah menjalani pemeriksaan pelaku ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal dugaan tindak pidana percobaan pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 (1) jo pasal 53 KUHP. Dalam perkara ini Polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Supra X warna hitam milik korban dan  sebuah kaos warna orange yang digunakan pelaku saat beraksi. 

"Untuk kepentingan penyidikan, tersangka kami tahan di ruang tahanan Polsek Genteng," pungkasnya.