Foto Istimewa
Foto Istimewa

Tiga tahanan Polresta Malang kota yang kabur pada Senin dini hari (9/12/2019), sekitar pukul 01.30 WIB  dapat pesan tegas dari Polisi. Tiga pelaku tersebut yakni Sokip Yulianto, Nurcholis, Bayu Prasetyo diimbau segera menyerahkan diri, sebelum diberi tindakan tegas oleh aparat.

"Kami imbau sungguh-sungguh agar menyerahkan diri ke Mapolresta Malang Kota. Kita akan perlakukan dengan baik, tidak akan kita apa-apa kan, lanjutkan saja proses yang sudah berlanjut selama ini," ujarnya Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Sinarmata

"Tapi bila tidak, apa boleh buat akan ada konsekuensi tindakan tegas terukur. Sepanjang mereka menyerahkan diri dengan baik-baik, kita tidak akan melakukan hal seperti ini (tindakan tegas dengan penembakan di tempat). Kalau mereka memang mengancam petugas, maka petugas punya diskresi Kepolisian yang itu sudah sesuai SOP," tambahnya.

Lanjutnya, saat ini pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap para pelakku dengan membentuk empat tim khusus yang tiap timnya dipimpin oleh satu perwira.

"Kita upayakan secepatnya untuk bisa menangkap ketiga tahanan yang kabur tersebut. Bila bisa 1 hari tentu akan kita lakukan. Prinsipnya kita secepat mungkin berupaya untuk menangkap ketiganya," ujarnya.

Sementara itu, pihaknya juga menyampaikan, akan memproses tiga petugas jaga yang saat kaburnya empat tahanan itu tengah berjaga. Mereka akan diproses dengan sidang disiplin akibat kelalaiannya.

"Petugas yang lalai akan kita proses, sudah kita priksa, akan kita sidang disiplin," katanya

Sebelumnya, satu tahanan yang kabur, bernama Andrian alias Ian berhasil ditangkap kembali saat bersembunyi dikawasan rumah kerabatnya di Jodipan. 

Saat itu petugas terpaksa menghadiahinya timah panas pada kakinya karena ia mencoba kabur dan melawan saat akan ditangkap.

Andrian kabur karena ingin menghadiri pernikahan anaknya yang sebentar lagi akan berlangsung. Saat itu, Andrian sempat bersembunyi di sebuah musala. Ia juga sempat diminta kerabatnya menyerahkan diri. 

Namun saat itu Andria menolak dan memilih kabur ke rumah kerabatnya yang lain, yang masih satu kawasan. Di situ, kemudian petugas berhasil menangkapnya lagi pada pukul 00.45 WIB.