Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal SH. SIK. MH saat mencoba kendaraan yang diamankan dari aksi balap liar (foto : istimewa / Jatim TIMES)
Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurrizal SH. SIK. MH saat mencoba kendaraan yang diamankan dari aksi balap liar (foto : istimewa / Jatim TIMES)

Menjelang Operasi Lilin Semeru 2019, jajaran Satlantas Polres Jember telah melakukan tindakan terhadap aksi balap liar yang selama ini meresahkan, sedikitnya 23 kendaraan berhasil diamankan dari tiga lokasi berbeda selama pertangahan November hingga 15 Desember 2019.

“23 kendaraan sudah ditindak dari aksi balap liar di tiga lokasi, yakni di jalan Gajahmada, Jalan Trunojoyo dan jalan Slamet Riyadi, dari 23 kendaraan ini, 13 sudah disidangkan dan sisanya masih ada 10 kendaraan yang akan disidang 26 Desember mendatang,” ujar Kasatlantas Polres Jember AKP. Edwin Nathanael SH. SIK melalui Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Ipda Agus Yudi Kurniawan.

Agus menambahkan, penindakan terhadap peserta aksi balap liar sampai dipersidangan, adalah untuk memberikan efek jera, karena selain meresahkan masyarakat, juga melanggar aturan lalu lintas.

Selain itu, pihaknya juga tidak henti-hentinya mengingatkan kepada komunitas-komunitas sepeda motor di Jember untuk tidak melakukan aksi balap liar yang membahayakan diri sendiri dan orang lain, pihaknya akan menindak tegas pelaku balap liar dan akan rutin melakukan giat Patroli di lokasi-lokasi yang menjadi tempat balap liar.

“Kami sangat menyayangkan adanya aksi balap liar, apalagi tidak sedikit dari pesertanya masih anak-anak dibawah umur dan juga remaja, kegiatan balap liar itu sangat berbahaya, untuk itu kami berharap agar orang tua dan guru ikut memantau aktivitas anak-anak dan siswanya, terlebih tidak lama lagi memasuki musim libur sekolahan,” pungkas Agus Yuda Kurniawan. (*)