Foto suwaris/jatimtimes/ peninjauan lokasi penanaman pisang
Foto suwaris/jatimtimes/ peninjauan lokasi penanaman pisang

 Pemerintah Kabupaten Bondowoso bakal membudidayakan pisang cavandish yang nantinya akan bekerjasama dengan PT. Great Giant Pineapple (GGP), Kementan, Bea Cukai dan Kemenko. Pisang cavandish dipilih sebab pisang tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat prospek untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Terlebih, daerah Bondowoso sangat cocok untuk ditanami pohon tersebut.

Untuk itu, Dinas Pertanian Bondowoso bersama GGP Kementerian, Bea Cukai dan Kemenko meninjau lahan pertanian yang bakal ditanami pisang cavandish di Desa Sukowono, Pujer. 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kelayakan lahan yang bakal ditanami pisang.

Corporate Affair PT. GPP, Willy Sugiono menyatakan lokasi yang dipilih oleh Dinas Pertanian telah memenuhi syarat. Selanjutnya, pihaknya bakal melakukan uji coba tanam yang dijadwalkan akan dilakukan pada bulan Juni mendatang.

"Kita mulai demplot dulu. Kemungkinan untuk percobaan kita akan mulai bulan enam," jelasnya.

Untuk uji coba tersebut akan dilakukan di lahan seluas 2 hektare. Dengan jumlah bibit yang bakal ditanam sebanyak 500 ribu pohon. 

"Satu hektare bisa 2500 pohon," terangnya.

Percobaan tersebut harus dilakukan untuk memastikan hasil panen benar-benar berkwalitas. Nantinya, jika hasil yang diharapkan memuaskan, baru akan dilakukan kerja sama dengan masyarakat.