Wali Kota Malang Sutiaji (Dok. MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Dok. MalangTIMES)

Wali Kota Malang Sutiaji menyebut, setidaknya ada 122 pengaduan yang masuk melalui aplikasi Sambat Online hingga Februari 2020. Dari banyaknya aduan, Dinas Perhubungan serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang mendominasi.

Sutiaji menyampaikan, dalam aplikasi Sambat Online tercatat 31 pengaduan kepada Dinas Perhubungan dan 26 pengaduan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sementara sisanya merupakan aduan pada layanan publik yang melekat pada masing-masing perangkat daerah (PD) di Kota Malang.

"Dan sudah saya instruksikan agar segera diselesaikan," katanya.

Sutiaji menjelaskan, untuk keluhan pada Dishub sendiri kebanyakan adalah terkait layanan parkir dan kelakuan juru parkir (jukir). Kondisi itu menjadi catatan tersendiri, karena keluhan serupa tak hanya terjadi satu dua kali saja. Melainkan memang banyak disampaikan masyarakat.

Sementara untuk layanan di Dispendukcapil, keluhan menurutnya banyak dikarenakan proses mengurus dokumen atau administrasi kependudukan yang berlangsung lama. Beberapa bahkan mengeluhkan pelayanan yang lambat hingga pelayanan tidak ramah.

"Ini harus digarisbawahi untuk segera diselesaikan. Terlebih itu layanan publik," tambah dia.

Pria berkacamata itu menjelaskan, memang semakin banyak yang menyampaikan pengaduan. Dia menekankan agar proses penyelesaian dari setiap pengaduan bisa lebih cepat tertangani. Pemantauan lapangan juga dapat dilaksanakan lebih cepat.

Bukan hanya melalui aplikasi Sambat Online, platform pengaduan melalui website dan media sosial dia harapkan bisa dimanfaatkan masyarakat. Sehingga, kondisi layanan bisa terus diperbaiki.

"Melalui platform pengaduan yang ada memang lebih cepat ditangani. Masyarakat kami ajak turut membuat aduan," imbuh Sutiaji.

Selain Dinas Perhubungan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, aduan lain seperti jalan rusak juga banyak disampaikan masyarakat. Sama seperti pengaduan lain, aduan jalan rusak menurut Sutiaji juga langsung ditindaklanjuti.