Bupati Blitar Rijanto memimpin vidcon penyaluran bansos
Bupati Blitar Rijanto memimpin vidcon penyaluran bansos

Pemerintah Kabupaten Blitar segera menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) tahap I bagi warga terdampak Corona Virus Disease (Covid-19). Persiapan dilaksanakan dengan gelar video conference (Vidcon) dipimpin langsung Bupati Blitar Rijanto, Selasa (14/4/2020).

Didampingi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar dan Sekda Totok Subihandono, Bupati melaksanakan vidcon dengan 22 camat di Kabupaten Blitar. Vidcon ini dilaksanakan agar penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran.

“Bantuan sosial tersebut berupa sembako seperti beras, telur, sambal pecel dan produk UMKM lainnya. Nantinya bantuan sosial ini akan diberikan kepada masyarakat Kabupaten Blitar yang belum terdaftar di Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” ungkap Bupati Rijanto. 

Bupati juga berpesan, saat kegiatan bantuan sosial di Kecamatan berlangsung, diharuskan masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. “Tetap jaga jarak, physical distancing. Lalu rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Bila ini dilaksanakan dengan disiplin, Insyaallah yang namanya Virus Covid-19 bisa musnah dari negara kita, dari Blitar yang kita cintai ini. Kita kompak bisa!,” tegas Bupati yang dikenal peduli dan dekat dengan rakyat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar meluncurkan kebijakan ekonomi untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan wabah covid-19. Program strategis ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang ekonominya rentan akibat pandemi covid-19.

Pemkab akan menyalurkan 57.571 paket sembako kepada masyarakat. Program ini sebagai perwujudan social savety net (jaring pengaman sosial) yang dicanangkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Pembagian paket sembako itu akan diberikan selama tiga bulan. Sasarannya masyarakat yang tidak menerima bantuan non-tunai atau PKH. Penyaluran bantuan ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo kepada pemerintah daerah untuk membantu warga terdampak covid-19 akibat pembatasan aktivitas warga.

Pemkab Blitar melalui dinas terkait sudah melaksanakan pendataan. Bantuan yang disalurkan bersumber dari pergeseran APBD Kabupaten Blitar.(*)