Agus Setiawan SE, Pengamat Ekonomi dan Pengusaha muda asal Lumajang  (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Agus Setiawan SE, Pengamat Ekonomi dan Pengusaha muda asal Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Pengusaha dan pengamat ekonomi asal Lumajang Agus Setiawan SE, menilai rencana pembangunan terminal induk pasir di Lumajang akan bermanfaat secara positiv untuk tata kelola tambang di Kabupaten Lumajang.

Menurut Agus Setiawan, dengan adanya terminal induk pasir atau stockpile terpadu akan mengurangi adanya stockpile yang bertebaran diberbagai tempat dan pengawasannya akan lebih mudah.

Baca Juga : Ini Hari Terakhir Promo Cicilan DP 1,2 Juta Apartemen The Kalindra Malang

 

"Dengan adanya terminal terpadu, maka pasir illegal tidak akan bisa masuk. Pengawawasan pajak akan akan lebih mudah, sehingga pendapatan dari sektor ini akan lebih tinggi," kata Agus Setiawan dalam wawancara di Radio Semeru FM, pagi ini, Sabtu (11/7).

Yang paling penting menurut Agus Setiawan, terminal induk pasir ini jangan sampai memberikan peluang  monopoli penjualan pasir kepada lembaga tertentu, karena semua pihak berkepentingan secara ekonomi terhadap potensi tambang di Lumajang.

"Pengusaha tambang butuh pengusaha stockpile, sama juga pengusaha stockphile butuh pengusaha tambang. Dua-duanya saling membutuhkan. Maka dengan adanya terminal induk pasir ini diharapkan bisa memberikan peluang kepada pengusaha untuk membuat usaha stockpile di terminal induk pasir ini," kata Agu Setiawan.  

Sebelumnya Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq mengatakan terminal induk pasir di Lumajang memang akan memberikan kesempatan kepada pengusaha untuk mendirikan stockpile. Bahkan Pemkab Lumajang menyiapkan lahan seluas 12 hektar yang diharapkan cukup untuk pengusaha stokcpile di Lumajang.

Baca Juga : Pengusaha Jasa Service Berbagi Tips Bertahan saat Pendemi Covid

 

"Setiap stockpile kita siapkan seribu sampai 2 ribu meter, agar bisa menampung pasir dalam jumlah yang cukup, termasuk untuk akses kendaraan pengangkut pasir," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq pekan lalu.