Uang baru Rp 75 ribu sebagai peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 (istimewa)
Uang baru Rp 75 ribu sebagai peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 (istimewa)

Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) dengan nilai pecahan Rp 75 ribu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat khususnya di Jawa Timur (Jatim). Bahkan rata-rata antrian di dalam aplikasi PINTAR hingga sampai tanggal 3 September 2020.

Antusias tinggi masyarakat itu, diantisipasi oleh Kantor Perwakilan (Kpw) BI se-Jawa Timur yang menerapkan aturan bahwa setiap harinya hanya melayani 150 penukaran UPK dan hanya tersedia dalam jangka waktu tiga jam. Dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB. Hal itu untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan meratakan jumlah penukaran uang kepada masyarakat.

Baca Juga : Menkeu Ajak Masyarakat Bangkit lewat Momen Kemerdekaan ke-75 RI 

 

Bahkan nantinya BI juga akan bekerjasama dengan lima bank, antara lain adalah Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI dan CIMB Niaga yang ditunjuk sebagai tempat penukaran agar UPK bisa tersebar ke masyarakat secara maksimal.

Kepala BI Perwakilan Jatim Difi A. Johansyah mengatakan, bahwa penunjukan bank umum untuk melayani penukaran tersebut karena memiliki jaringan kantor cabang yang cukup banyak di seluruh Indonesia.

"Sehingga jangkauan layanan penukaran UPK 75 Tahun RI kepada masyarakat diharapkan dapat lebih luas dan merata. Di Jawa Timur ada sekitar Rp 7 juta-an yang disiapkan," jelas Difi.

Saat ini, dibeberapa KPw BI di Jatim jadwal penukaran sudah penuh hingga tanggal 3 September 2020. Padahal setiap harinya sudah dilayani 150 penukaran UPK. Hal tersebut menujukan bahwa animo masyarakat cukup tinggi dengan adanya uang baru edisi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75.

"Animo sangat tinggi, sampai 3 September full. Kami akan evaluasi. Tapi memang jika masyarakat daftar lalu tidak segera diambil sesuai jadwalnya tentu akan mempengaruhi antrian," ujar Difi.

Lanjut Difi, untuk bank yang ditunjuk sebagai tempat penukaran nantinya akan ada pemantauan agar tidak ada oknum yang sengaja membuat UPK tidak tersebar secara merata. "Mekanisme di BI akan sama dengan di bank yang ditunjuk dan kami akan melakukan pengawasan," tegasnya.

Jika melihat tren sebelumnya, Bank Indonesia selalu menerbitkan Uang Rupiah Khusus sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia. Penerbitan uang baru tersebut dilakukan setiap 25 tahun sekali.

Baca Juga : Peringati Kemerdekaan, Taman Tirta Malang Beri Diskon 10% 

 

Pada Tahun 1970 diterbitkan sembilan uang koin dengan ragam nominal antara Rp. 200 sampai Rp. 25 ribu. Pecahan tersebut dikenal sebagai uang Seri 25 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kemudian pada Tahun 1995 atau pada perayaan 50 tahun Kemerdekaan Indonesia, diterbitkan dua Uang Rupiah Khusus yakni uang koin bernominal Rp. 300 ribu dan Rp 850 ribu. Dua uang yang menyematkan gambar Presiden Ke-2 RI Soeharto di dalamnya ini dikenal sebagai uang Seri 50 Tahun Kemerdekaan Republik.