Ratusan Orang Diduga Kena Tipu Wedding Organizer di Tulungagung, Kini Lapor Polisi | Bangkalan TIMES

Ratusan Orang Diduga Kena Tipu Wedding Organizer di Tulungagung, Kini Lapor Polisi

Aug 20, 2020 09:23
Terduga Zr yang fotonya juga di share di media sosial / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Terduga Zr yang fotonya juga di share di media sosial / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Seorang pria berinisial Zn (21) warga desa Jabalsari Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung dilaporkan ke polisi. Pria yang diketahui sebagai pemilik salah satu wedding organizer (WO) itu dilaporkan atas dugaan penipuan yang dilakukan pada ratusan orang yang bekerja sama dengannya.

Modusnya pun tergolong unik, selain tidak membayar hak jasa dirinya dianggap selalu "menghilangkan" barang yang disewa.

Baca Juga : Pria Lamongan Ini Tertangkap Tangan Curi Kayu di Hutan Jombang

"Saya di suruh mengambil momen pernikahan, karena memang saya tukang shooting. Setelah ambil gambar dan proses edit selesai sesuai pesanan, jasa yang seharusnya saya terima tidak dibayarkan," kata Soim, salah satu korban asal Kalidawir, Kamis (20/08/2020).

Selain dirinya, korban lain juga merasa ditipu karena kamera yang dipinjam Zr tidak pernah dikembalikan.

"Jika ditanya kemana kamera itu, anak ini mengatakan direntalkan dan terus beralasan," ujarnya.

Lebih parah lagi, Zr juga melalukan penipuan di instansi sekolah. Para siswa telah iuran untuk satu kegiatan tertentu, tapi hasil produksi yang seharusnya diterima ternyata tidak pernah diselesaikan.

Karena kegeraman itu, nyaris setiap waktu rumah Zr didatangi para korbannya. Oleh karena tidak pernah bertemu, para korban memutuskan untuk lapor ke polisi.

"Kita laporkan ke Polres, namun laporan belum bisa diterima dan kami diminta melengkapi bukti-bukti lagi," ungkap Soim.

Baca Juga : Pelaku Teror Bupati Kediri Masih Misterius, Polisi Kantongi Ciri-Ciri

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Jabalsari Mahmudi membenarkan jika banyak orang mencari warganya yang berinisial Zr tersebut. Namun, Mudi tidak begitu jelas dengan dugaan penipuan yang dilakukannya.

"Saya kurang jelas (penipuan), namun memang banyak orang yang mencari," kata Mudi.

Untuk lebih jelas, Mudi meminta agar jika telah dilaporkan awak media meminta keterangan ke pihak kepolisian.

"Langsung saja ke pihak kepolisian," pungkasnya.

Topik
Kasus Penipuan Wedding Organizer dugaan penipuan penipuan di tulungagung

Berita Lainnya