Mobil terbang berpenumpang SkyDrive SD-03 yang  menjalani uji coba pertama di Jepang. (Foto: SkyDrive.Inc)
Mobil terbang berpenumpang SkyDrive SD-03 yang menjalani uji coba pertama di Jepang. (Foto: SkyDrive.Inc)

Mobil terbang yang dikemudikan manusia sukses menjalani uji coba pertama di Jepang. Adalah prosuden SkyDrive.Inc  yang menciptakan mobil terbang itu. Tipe mobil terbang yang digunakan ialah model SD-03. 

Perusahaan mobil terbang tersebut melakukan uji coba di Toyota Test Field. Tempat tersebut memiliki luas sekitar 10.000 meter persegi yang membuat mobil terbang SkyDrive model SD-03 dapat memutari area tersebut dengan dikemudikan pilot. 

Baca Juga : Mobil Esemka Garuda Sudah Diproduksi, Berapa Harganya?

Dalam rangka uji co banya, mobil terbang SkyDrive SD-03 berhasil berputar-putar dalam area tersebut selama empat menit yang dikemudikan oleh seorang pilot berlisensi. Ada bantuan dengan sistem komputer pada mobil terbang tersebut. 

Kerja sistem komputer digunakan untuk membantu pilot agar stabilitas mobil selama mengudara tetap terjaga. Tak lupa, dalam rangka uji coba, perusahaan mobil terbang tersebut juga menempatkan petugas lain untuk memantau kerja mobil terbang itu dari bawah. 

CEO SkyDrive Tomohiro Fukuzawa mengaku senang dengan keberhasilan uji coba mobil terbang berpenumpang pertama itu. 

"Kami senang telah mencetak sejarah mobil terbang berawak pertama di Jepang. Dalam dua tahun sejak kami mendirikan SkyDrive pada 2018 dengan tujuan mengomersialkan pesawat itu," tuturnya dalam rilis perusahaan SkyDrive, Jumat (28/8/2020). 

Tomohiro juga mengatakan bahwa perusahaannya akan melakukan percepatan eksperimen untuk lebih dikembangkan lagi dan juga mempersiapkan pengembangan bisnis perusahaan SkyDrive. 

"Kami ingin membawa eksperimen ini ke level berikutnya pada tahun 2023. Dan untuk itu, kami akan mempercepat perkembangan teknologi dan pengembangan bisnis kami," kata dia. 

Mobil terbang produksi SkyDrive tersebut diungkapkan bahwa seperti pesawat kecil bertipe vertical take-off and landing (eVTOL) yang dipersiapkan untuk kendaraan masa depan. 

Baca Juga : Tak Bisa Sembarangan, Panasi Mobil Matik Ada Perlakuan Khusus

Dalam rilis perusahaan SkyDrive, disebutkan bahwa mobil terbang bertipe SD-03 tersebut memiliki tinggi dua meter, lebar empat meter, dan panjang empat meter. Atau jika disamakan dengan bentuk city car, seperti mobil city car yang diparkir berhimpitan. 

Untuk komposisi mesinnya sendiri, selain menggunakan sistem kerja komputer, mobil terbang ini menggunakam motor listrik dengan penempatan delapan rotor yang diposisikan di beberapa titik berbeda. 

Dari delapan rotor yang ada, masing-masing berputar berlawanan untuk memberikan daya dorong agar mobil terbang tersebut dapat berfungsi dengan baik. 

Sebagai informasi, jika di salah satu jenis pesawat terdapat baling-baling yang menggerakkan pesawat tersebut,  mobil terbang ini juga menggunakan baling-baling yang bergerak ke atas ketika mobil itu lepas landas. 

Dalam rilisnya pun tidak disebutkan jarak tempuh mobil terbang SkyDrive SD-03 tersebut dalam sekali terbang. Soalnya, mobil itu masih harus menjalani serangkaian uji coba untuk menyesuaikan dengan aturan keselamatan yang tertuang dalam Undang-Undang Aeronautika Sipil.