Ibu Penggerak PKK saat bagikan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan pondok pesantren (foto/ redaksi bangkalantimes.com)
Ibu Penggerak PKK saat bagikan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan pondok pesantren (foto/ redaksi bangkalantimes.com)

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron memberikan bantuan paket sembako sebanyak 46.537 paket kepada penyandang disabilitas dan pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Bantuan berupa beras, mie instan dan minyak goreng yang diserahkan secara simbolis di Pendopo Agung Jl Letnan Abdullah, Bangkalan, Sabtu (12/09/2020) menelan anggaran sekitar Rp 6,9 miliar.

Baca Juga : Bupati Pungkasiadi Berikan 389 Paket Bagi THL dan Mitra Kerja RSUD dr. Soekandar Mojokerto

Ra Latif menyebutkan, sebanyak 367 penyandang disabilitas akan menerima bantuan paket sembako tersebut. "Sedangkan untuk ponpes ada 183 di Bangkalan yang akan kami berikan bantuan," ucapnya kepada wartawan usai memberikan bantuan secara simbolis.

Namun untuk ponpes yang akan menerima bantuan, dia mengatakan, akan disesuaikan dengan jumlah santri yang ada di masing-masing pesantren.

"Dari jumlah 183 pesantren tadi, sebanyak 46,170 paket sembako yang akan diberikan kepada masing-masing santri," ujarnya.

Selain itu, Ra Latif mengaku, bantuan ini sudah yang kesekian kalinya ia berikan untuk warga terdampak Covid-19, khususnya penyandang disabilitas dan pondok pesantren.

"Makanya kami selalu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengikuti protokol kesehatan, agar korona segera berlalu," imbuh dia.

Baca Juga : Dianggarkan Rp 6 Miliar, 331 Rumah Tidak Layak Huni di Blitar Akan Dapat Perbaikan

Disinggung terkait anggaran yang dipergunakan untuk paket sembako ke ponpes dan penyandang disabilitas, Ra Latif menyampaikan, berasal dari anggaran refocusing.

"Anggaran senilai Rp 6,9 miliar diambil  dari anggaran yang di-refokusing. Lalu kita tempatakan di Belanja Tidak Terduga (BTT)," pungkasnya.