Petugas gabungan saat mengecek identitas warga yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker (Foto: Ist/JatimTIMES)
Petugas gabungan saat mengecek identitas warga yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker (Foto: Ist/JatimTIMES)

Operasi yustisi tertib pemakaian masker di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) sedang berlangsung. Banyak masyarakat terjaring razia karena tidak patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19. 

Salah seorang warga Sumenep berinisial KN (40) mengungkapkan keresahannya mengenai sanksi yang ditentukan oleh pemerintah tersebut. Menurutnya sangat memberatkan. "Saya kena teguran, sanksi bersih-bersih taman bunga (Pungut sampah, red). Tapi tidak ada sosialisasi ke masyarakat bawah. Apa hanya saya yang tidak tahu bahwa telah dilakukan sosialisasi. Apa sosialisasinya yang dilakukan di per-Kotaan saja," ungkap pria yang enggan menyebutkan asalnya ini, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga : Konflik Horizontal Petani Jeruk di Desa Selorejo Dau Memanas, Ini Respons Ketua TPF

Ditambah berat lagi, lanjutnya, kalau Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 55 tahun 2020 terkait sanksi kepada warga yang tak mematuhi protokol kesehatan covid-19.

"Semoga Perbup tersebut tidak sampai diterapkan ya. Karena pengenaan denda sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat dalam kondisi seperti sekarang ini sangat menurun," harapnya.

Menanggapi hal itu, Wakapolres Sumenep Kompol Andi Febrianto Ali mengatakan, pemerintah Sumenep meliputi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat kepolisian, TNI, beserta leading sektornya penegak peraturan daerah (Perda) dalam hal ini Satpol PP telah gencar melakukan sosialisasi tersebut.

"Sosialisasi sudah kami lakukan sejak tanggal 13 Agustus 2020. Kami gencar melakukan sosialisasi sampai pelosok desa. Di sana sudah ada Pemdes, jika tidak tahu, tidak mungkin, aturan ini sudah nasional," ujar Andi.

Disamping itu, kata Andi, di Sumenep belum menerapkan sanksi berupa administrasi bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) berupa pemakaian masker.

Baca Juga : Disiplinkan Kawasan Malioboro, Kapolresta Kota Yogyakarta Purwadi Bagi-Bagi Masker

"Saat ini masih dilakukan sanksi sosial kepada masyarakat. Masyarakat yang terkena pelanggaran hanya melakukan pembayaran biaya perkara saat sidang di tempat," jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini bagi warga Sumenep yang melanggar protokol kesehatan berupa tidak menggunakan masker kena sanksi kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum.