Ilustrasi
Ilustrasi

Komunitas Kesenian yang berada di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur tercatat masih mencapai 300 komunitas yang memiliki Nomor Induk Kesenian (NIK).

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan Hendra Gema Dominan mengatakan, keberadaan NIK bagi komuntas membuktikan kalau komunitas tersebut layak untuk melakukan pementasan di tempat terbuka.

Baca Juga : Meski 10 Pegawai Terkonfirmasi Covid-19, Namun Pelayanan RSUD Tetap Normal

Padahal dia menyebutkan, semua komunitas yang akan menampilkan pementasan terbuka, seharunya memeliki NIK, sehingga komunitas tersebut layak untuk melakukan pementasan.

Hendra melanjutkan, pentingnya NIK bagi Komunitas sebagai bukti kepada pihak keamanan kalau komunitas tersebut sudah mendapatkan izin untuk melakukan pementasan.

"Jika komunitas melakukan pertunjukan tanpa adanya indentitas maka harus mengurus izin terlebih dahulu, selain itu juga harus ada rekom dari Disbudpar," ujarnya, Kamis (17/09/2020).

Selain itu, pihaknya menuturkan, sejauh ini masih banyak komunitas yang tak memiliki NIK, lantaran masih banyak komunitas kesenian yang tak bisa di pantau.

"Hanya 300 komunitas yang memiliki NIK, yang lain belum punya NIK," kata dia tanpa menyebutkan angka.

Baca Juga : Anggota Komisi A Sidak MPP, Mahmudi: Kalau Tidak Serius Mending Bubarkan Saja MPP Ini

Lanjut Hendra, meski tidak ada konsekuensi kepada yang tidak memiliki NIK namun kata dia nantinya akan berdampak ketika melakukan izin untuk melakukan pementasan.

Dari itu, pihaknya berharap agar semua komunitas yang berbau pementasan agar memiliki NIK, agar lebih mudah saat melakukan izin saat hendak melakukan pertunjukan. "Selain itu biaya pengurusannya tidak lah mahal," pungkas dia.