Sejumlah mahasiswa pasca saat lakukan pertemuan merumuskan wadah dan kontribusi untuk Bangkalan (foto/istimewa)
Sejumlah mahasiswa pasca saat lakukan pertemuan merumuskan wadah dan kontribusi untuk Bangkalan (foto/istimewa)

Sejumlah mahasiswa pasca sarjana asal Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur (Jatim) gelar pertemuan di Cafe Tumbuk, Kota Bangkalan. Mereka membahas wadah bagi mahasiswa pasca yang akan merancang kontribusinya untuk Bangkalan ke depan.

Pertemuan yang diikuti mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia itu, diantaranya UGM, UII, UMY, UNAIR, UINSA, UNITOMO, UMS, UIN Malik Ibrahim, UIN Sunan Gunung Jati, UTM, IAI Al-Khozini, Sanata Dharma dan UIN Sunan Kalijaga. Menghasilkan sebuah wadah bagi mahasiswa pasca bernama 'Himpunan Mahasiswa Pasca Bangkalan (HMPB)'.

Baca Juga : Dorong Masyarakat Kembangkan Bisnis, Unisba Blitar Gelar Pelatihan Bahasa Inggris

Selain membahas wadahnya, mereka sekaligus memilih ketua dan sekretarisnya. Di mana ketua dipercayai langsung kepada Abdul Hakim Mahasiwa Pasca Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) dan Imam Qori Mahasiswa Pasca UTM sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Abdul Hakim ketua terpilih mengatakan, bahwa HMPB sebagai jembatan mahasiswa pasca yang nantinya akan berkontribusi dari berbagai aspek untuk pembangunan Kabupaten Bangkalan.

Menurutnya pula, di Bangkalan masih dalam kategori ketertinggalan dalam segi pembangunan sumber daya manusia (SDM)-nya, Sehingga ke depan dia akan mendorong pemerintah Bangkalan untuk meningkatkan pembangunan SDM.

"Kita tahu banyak rencana (wacana megaproyek) pembangunan nasional melirik Madura, khususnya Bangkalan. Maka harus dipersiapkan dari segi SDM. Agar generasi seusia kita tidak menjadi penonton," ungkapnya.

Mahasiswa Hukum Tata Negara UGM itu melanjutkan, Pemeritah Kabupaten Bangkalan ke depan setidaknya sudah siap dari sisi SDM. Mengingat pembangunan infrastruktur terus berkelanjutan.

"Memang harus diupayakan pembangunan yang seimbang. Jika SDM kita minim terus, kapan putera daerah bisa membanggakan tempat kelahirannya," ujarnya.

Tidak hanya itu, dia mengaku, program HMPB ke depan fokus terhadap penguatan akademis dan praktis. Agar keinginan itu bisa terwujud, Ia akan mendorong Pemkab Bangkalan menyediakan program beasiswa bagi mahasiswa pasca setiap tahunnya. 

Baca Juga : Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Bangkalan Batal, Terkendala Pergub

"Harus didukung oleh pemkab untuk pembangunan SDM ini, baik secara moral maupun materil," tegasnya.

Sementara itu, Moh. Lutfi, calon Doktor dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, menambahkan, dengan adanya HMPB ini, ke depan kontribusi  pada pembangunan Bangkalan, utamanya pembangunan SDM harus lebih nyata.

Ke depan pihaknya mengajak dengan adanya HMPB ini, masukan maupun kritikan dari putera daerah  yang menempuh pendidikan tinggi dapat tersalurkan secara kelembagaan.

"Sehingga keberadaan teman- teman pasca bermanfaat bagi masyarakat khusus kemajuan Bangkalan," pungkasnya.