Moh Toha, Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Disdik Bangkalan. (foto: Bangkalantimes.com)
Moh Toha, Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana Disdik Bangkalan. (foto: Bangkalantimes.com)

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mendapat kucurkan dana sebesar Rp 9,4 miliar.

Dana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu akan dipergunakan untuk renovasi dan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) di 48 SD di Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga : Rebut Pasar Potensial, FIAI UII Kupas Halalpreneurship

"Untuk rehab sekolah bermacam macam, ada yang rehab kelas, serta rehab perpustakaan dan yang terakhir rehab jamban," ungkap Kasi kelembagaan Sarana dan Prasarana Disdik Bangkalan, Moh Toha saat ditemui hari ini (Kamis, 15/10/2020).

Menurut Toha, dari 48 lembaga tadi, 45 SD yang akan dilakukan renovasi, baik renovasi kelas maupun renovasi perpustakaan.

Sementara tiga lembaga lainnya, kata dia, akan dilakukan pembangunan RKB. Di antaranya SDN Gebbeng, SDN Genteng 4, dan SDN Demangan 1.

"Jumlah RKB dari tiga sekolah tadi jumlahnya bervariasi, kayak di SDN Genteng 4 ada 2 ruang terus di SDN Demangan 1 ada satu ruang, sedangkan di SDN Gebeng ada 3 ruang," terangnya.

Meski pengerjaan renovasinya sudah berjalan sejak Juli lalu, dari 48 sekolah nampaknya ada satu sekolah yang hingga saat ini belum terealisasi.

Baca Juga : Usai Sertifikasi AUN-QA, UIN Malang Kejar Akreditasi Internasional

Yang belum terealisasi itu SDN Klabetan 2 di Kecamatan Sepulu yang terkendala minimnya jumlah siswa. "Sehingga pembangunannya itu jika dipersentasekan masih sekitar 25 persen," urainya.

Sehingga, Toha menargetkan pembangunan 48 SD itu harus selesai pada Desember mendatang. Baik yang renovasi maupun yang RKB harus selesai akhir tahun ini.