Pasiyanma Yon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim Iptu Nono Sugiono,S.H menggendong Mbok Ati (dok Satbrimob Polda Jatim)
Pasiyanma Yon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim Iptu Nono Sugiono,S.H menggendong Mbok Ati (dok Satbrimob Polda Jatim)

Program Ngedum Ojir JatimTIMES Network rupanya berhasil menjadi inspirasi beberapa pihak.  

Salah satunya yakni tayangan Ngedum Ojir pada episode 3 yang menceritakan kisah haru seorang nenek bernama Martinah yang akrab dipanggil Mbok Ati.  

Baca Juga : Didampingi Kapolsek Wonoasri, PAC Fatayat NU Wonoasri Turun Jalan

Mbok Ati hidup sebatang kara di Dusun Banyol, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Malang, Jawa Timur.  

Kali ini Mbok Ati telah kembali mendapatkan bantuan dari Satbrimob Polda Jatim.  

Diketahui, Satbrimob Polda Jatim telah memiliki program kegiatan pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.  

Dalam rilis resminya, kegiatan itu dilaksanakan pada Senin (19/10/2020). Bantuan sembako diberikan langsung oleh Personel Staf Batalyon B Pelopor bersama Pasi Yon B Pelopor kepada Mbok Ati.  

Kegiatan ini dipelopori oleh Pasiyanma Iptu Nono Sugiono,S.H ,Pasi Sarpras Iptu Sumantri,S.H dan Pasi Provost Iptu Priyono bersama tiga staf Log dan 1 staf Tekom.  

Bahkan Iptu Nono Sugiono,S.H sempat menggendong Mbok Ati menuju rumahnya.  

Gambar
Pasiyanma Yon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim Iptu Nono Sugiono,S.H menggendong Mbok Ati (dok Satbrimob Polda Jatim)

Karena pada saat itu Mbok Ati sedang berada di kebon, sehingga Iptu Nono Sugiono,S.H menggendongnya untuk menuju rumah.

Tampak dalam foto itu, Mbok Ati begitu sumringah saat digendong Iptu Nono Sugiono,S.H menuju rumahnya.

Dalam rilis resmi tersebut disebutkan jika kegiatan berjalan dengan lancar mulai pukul 09.00 WIB s/d 10.30 WIB. 

Bantuan yang diberikan berupa sembako yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng dan mie instan.

Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim Kompol Kuswara, S.H, SIK menjelaskan jika kegiatan bantuan ini akan terus berlanjut. 

“Kegiatan ini akan berlanjut, karena kami ada beberapa kompi dan masing-masing kompi punya target,” ujarnya. 

Di sisi lain, Kompol Kuswara, S.H, SIK kegiatan ini memang dilakukan dalam rangka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. 

Baca Juga : Didominasi Korsleting Listrik, Rumah di Wagir Terbakar Sebabkan Kerugian Puluhan Juta

"Ya ingin saling berbagi saja kepada masyarakat yang kurang mampu," kata Kompol Kuswara, S.H, SIK.

Lebih lanjut ia menyatakan jika kegiatan ini sudah dilakukan sejak lama.  

"Kegiatannya sudah sejak lama, kita memberikan bantuan biasanya ke penderita difabel, masyarakat yang kurang mampu," tuturnya.

Sementara Kompol Kuswara mengatakan jika mendapatkan informasi tentang Mbok Ati setelah melihat tayangan Ngedum Ojir JatimTIMES Network. 

"Ya waktu itu pertama ngelihat tayangan Ngedum Ojir itu, lalu kami coba kesana dan ternyata memang ada warga yang membutuhkan bantuan," cetusnya.

Hal ini terbukti bahwa program Ngedum Ojir menjadikan inspirasi bagi banyak orang untuk ikut memberikan bantuan yang bermanfaat dan bagi mereka yang membutuhkan. 

Sebagai informasi Mbok Ati merupakan nenek yang hidup sebatang kara. Suami dan enam anaknya telah meninggal dunia. 

Kini di usianya yang sekitar 80-90 tahunan ini, ia tinggal sendiri di gubuk yang kurang layak dan tinggal bersama kambing-kambing titipan warga.