Keindahan destinasi wisata pantai lombang Sumenep (sumber foto: lombang sumenep)
Keindahan destinasi wisata pantai lombang Sumenep (sumber foto: lombang sumenep)

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memperbolehkan kawasan wisata dibuka kembali untuk umum di tengah pandemi Covid-19. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep meminta agar tempat wisata membatasi pengunjung hingga 50 persen dari kapasitas.

Kepala Disparbudpora Sumenep Bambang Irianto menyampaikan, dibukanya kembali tempat wisata demi mengembalikan pemulihan sektor ekonomi. "Dengan catatan, pengunjung harus dibatasi. Untuk itu, kami mewanti-wanti kepada pengelola wisata agar tetap mengikuti Prokes yang ada," ujarnya, Senin (26/10/2020).

Yuk-Berwisata-ke-Sumenep_17994acb73e606864.png

Baca Juga : Pantai Sanggar, Pintu Surga di Tulungagung yang Tersembunyi

 

Hal tersebut sebagaimana diatur dalam keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. Nol 1.07/menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat Di Tempat dan Fasilitas Umum yang disahkan pada 19 Juni 2020.

Dia mengatakan, dalam peraturan itu, salah satunya pengelola harus melakukan pembersihan secara berkala, termasuk disinfeksi terutama pada area sarana dan peralatan yang digunakan bersama. "Jadi para pengelola destinasi wisata ini harus juga bisa bekerja sama dengan pemerintah," tegas mantan Kadisdik Kabupaten Sumenep ini.

Selain itu, Bambang menyarankan pengelola wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk dan perbanyak informasi bagi pengunjung yakni wajib pakai masker apabila di keramaian, jaga jarak minimal 1 meter, dan cuci tangan. "Para pekerja pun harus tahu dan memahami bagaimana cara melindungi diri dari penularan. Di mana harus hidup bersih dan jaga kesehatan," paparnya.

Baca Juga : Bupati Lumajang: Wisata Dibuka Karena Alasan Ekonomi, Wajib Masker Tetap Berlaku

 

Selain itu, ia memastikan selama pandemi ini, tidak ada wisatawan luar daerah yang datang ke Sumenep untuk menikmati destinasi wisata. Baik, wisata mancanegara ataupun domestik. "Sampai saat ini belum ada turis masuk Sumenep," jelasnya.