Foto ilustrasi besaran UMK
Foto ilustrasi besaran UMK

Upah minimum kabupaten (UMK) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada tahun 2021 mendatang tak mengalami kenaikan.

Kepastian itu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Nomor 188/538/KPTS/013/2020 tentang UMK 2021.

Baca Juga : Garap Lahan Pertanian di Perbukitan, Pemkab Malang Siapkan Dana Rp 4,7 Miliar

"Untuk UMK 2021 tidak ada perubahan, sama kayak tahun 2020 ini," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep M. Syahrial, Selasa (24/11/2020).

Untuk pembahasannya sendiri, Syahrial mengaku telah melalui penetapan bersama. Baik dari dewan pengupahan, perwakilan perusahaan, pemerintah, akademisi, serta serikat pekerja atau buruh.

Kemudian, untuk keputusan tersebut sudah sesuai dengan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan RI No M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Ia sudah. Kan sebelum ditetapkan ada rapat dulu dengan sejumlah pihak. Dalam waktu dekat, kita akan menyosialisasikan ke sejumlah perusahaan yang ada di Sumenep," tegasnya.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Berharap Ada Ruang Ramah Difabel

Untuk diketahui, besaran UMK Kabupaten Sumenep sebesar Rp 1.954.705,75 sepadan dengan UMK Kabupaten Bangkalan. 

Artinya, masih di atas dua kabupaten lainnya, seperti Kabupaten Pamekasan dengan UMK Rp 1.938.321,73 dan Kabupaten Sampang dengan besaran UMK Rp 1.913.321,73.