Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) saat melakukan demonstrasi di depan gedung Pemerintah Kabupaten Pamekasan, (Foto:Rozy/JatimTimes.com)
Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) saat melakukan demonstrasi di depan gedung Pemerintah Kabupaten Pamekasan, (Foto:Rozy/JatimTimes.com)

PAMEKASANTIMES- Sejumlah massa aksi yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart) melakukan demonstrasi di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Selasa, (12/1/2021).

Alpart menindaklanjuti tentang amburadulnya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau agen warung bermasalah di sejumlah kecamatan di Pamekasan yang hingga saat ini tak kunjung terselesaikan oleh Ketua Tim Koordinasi (Tikor) yang dimotori oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Totok Hartono.

Baca Juga : Bani Group Bagikan Ratusan Nasi Bungkus untuk Warga Terdampak Banjir di Pamekasan

Bahkan dalam aksi tersebut, Tikor yang paling paham dan mempunyai kebijakan tertinggi terkait tindaklanjut agen E-warung yang bermasalah di kabupaten Pamekasan terutama yang berada di kecamatan Kadur tidak menemui massa aksi.

"Tolong keluar Ketua Tikor, jangan sembunyi apalagi lempar tanggungjawab. Ini semua wewenang dan tanggungjawab Ketua Tikor untuk menyelesaikan," teriak korlap aski Basri saat melakukan orasi.

Basri menilai, Tikor yakni Sekda Pamekasan dianggap tidak bisa menyelesaikan masalah yang sudah berlarut-larut sekitar 5 bulan yang lalu.

"Sehingga saya minta Ketua Tikor yang dalam hal ini Sekda untuk mundur karena sudah tidak mampu menyelesaikan masalah," tambahnya.

Sementara itu, massa aksi hanya ditemui oleh Suyitno Kabid Penanggulangan Kemiskinan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pamekasan atas perintah dari Ketua Tikor Totok Hartono. Sebab, Ketua Tikor ada kegiatan di luar.

Baca Juga : Perbaiki Listrik Indomaret Yosowilangun, Pria Asal Kebumen Tewas Kesetrum

Hasilnya, tim koordinasi kabupaten sudah memberhentikan agen yang sudah melanggar. Hal itu mengacu pada beberapa ketentuan yang sudah ada. 

"Kami sudah memberhentikan agen yang bermasalah," pungkasnya.