Jatim Times Network Logo
29/01/2023
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Kasus Penabrakan Mahasiswa UI hingga Tewas Akhirnya Diusut Polisi

Penulis : Mutmainah J - Editor : Nurlayla Ratri

27 - Nov - 2022, 08:06

Sosok Hasya, mahasiswa UI yang ditabrak pensiunan polisi. (Foto dari internet)
Sosok Hasya, mahasiswa UI yang ditabrak pensiunan polisi. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Muhammad Hasya Attalah Syaputra (18), di Jakarta Selatan, akhirnya diusut polisi.

Polisi sendiri akan menggandeng tim khusus dalam penyelidikan kasus ini. Hal itu disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Joko Sutriono.

Baca Juga : Dua Maling Spesialis Ini Beraksi di 7 Toko di Tulungagung, Ini Lokasinya

"Nanti kita undang dari ahli, Gakkum, dan Propam biar tahu kita sudah tangani masalah ini sesuai SOP. Bukan kita mendiamkan," katanya, Sabtu (26/11/2022).

Lebih lanjut Joko mengatakan kecelakaan yang terjadi pada 6 Oktober 2022 lalu itu melibatkan pensiunan polisi inisial ESBW.

"Pemotor hindari genangan air. Jadi ngerem mendadak, dia goyang, berbarengan dengan badan dia kena mobil pas lewat si Pajero," tambah Joko.

Kemudian Joko mengatakan proses penyelidikan kasus tersebut masih berjalan. ESBW juga telah diperiksa dan harus melakukan wajib lapor hingga saat ini.

"Dia diperiksa, malah dia lakukan wajib lapor absensi mingguan. Wajib lapor hari Kamis," kata Joko.

Joko lalu mengungkap sebelumnya polisi telah memberikan kesempatan mediasi pada kedua belah pihak namun tidak memiliki titik temu.

"Si pihak korban dan keluarga tetap maunya 'tunggu, Pak, saya maunya mediasi dulu'. Mediasi, mediasi nggak ada titik temu sampai keluarga korban men-share tidak ada tindak lanjut dari polisi, padahal salah," katanya.

Akibat dari mediasi yang tidak ada titik temu itu, Joko menjelaskan polisi akan segara melakukan gelar perkara. 

"Cuma belum ada titik temu antara pengemudi Pajero dan keluarga korban. Kalau memang dalam minggu ini tidak ada tindak lanjut besok kan saya gelar perkara, hari Senin," terang Joko.

Dikutip dari compas.com, ESBW menanggapi kasus tersebut dengan santai. Saat dimintai keterangan pun ia hanya menjawab bahwa kasus tersebut sudah diproses oleh polisi.

"Sudah dalam proses oleh laka (wilayah) Jaksel," singkat ESBW.

Baca Juga : Spesialis Curi Toko, Dua Remaja Ditangkap Polisi Tulungagung

Sementara itu dalam kesempatan yang berbeda, ayah Harsya yaitu Adi Syaputra menceritakan kronologi anaknya tewas tertabrak mobil pajero milik ESBW.

"Dia naik motor pulang ke kosan iring-iringan naik motor sama temannya. Tiba-tiba kayak ada yang melintas ke kanan, lalu almarhum ngerem mendadak, terus mengarah ke kanan. Dia buang ke kanan, itu ada mobil dari depan, mobil Pajero itu," kata Adi saat dihubungi, Jumat (25/11).

Menurut Adi, pensiunan polisi itu menolak membantu korban ke rumah sakit. Hasya lalu dibawa ke rumah sakit usai 30 menit terkapar di TKP.

Saat Adi mendapat informasi anaknya kecelakaan, ia pun langsung bergegas ke rumah sakit dan di sana ia bertemu dengan ESBW. 

Saat bertemu ESBW di rumah sakit, Adi mengaku sangat kecewa akan sikap ESBW padanya.

"Jadi pada saat kami datangi ke rumah sakit kami bertemu saya tanya mana yang nabrak ya, tapi sifatnya bener-bener kayak orang yang tidak bersalah. Dijawab 'saya yang nabrak' dengan gayanya dia," terang Adi.

Melihat sikap ESBW, Adi kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan pada (7/10/2022).

Namun, ia kembali kecewa lantaran kasus penabrakan anaknya hingga tewas itu tak kunjung diproses.

"Kami terinformasi namanya itu pada saat cukup lama menunggu dari Polres tindak lanjutnya apa, tidak ada tindak lanjut. Akhirnya kami datangi. Di situ dikasih surat ada nama saksi, pelaku namanya saya cari namanya itu. Inisial ESBW dengan segala macam embel-embel gelarnya. Sudah purnawirawan," katanya.


JOIN JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel anda.

Penulis

Mutmainah J

Editor

Nurlayla Ratri