Jatim Times Network Logo
29/01/2023
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Mengapa Belum Ada Pil KB bagi Pria? Begini Alasannya 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

28 - Nov - 2022, 09:09

Pil KB (pixabay)
Pil KB (pixabay)

JATIMTIMES - Alat kontrasepsi, terdiri dari banyak jenis. Ada kondom, KB kalender, KB suntik, KB spiral, pil KB dan lainnya.

Saat ini pria maupun wanita bisa menggunakan alat kontrasepsi kecuali pil KB bagi pria. Pil KB selama ini diketahui hanya digunakan untuk kaum wanita.

Baca Juga : Viral, PSK ini Dibooking, Dipacari hingga Dijadikan Istri 

Lantas mengapa belum pernah terlihat ada pil KB untuk kaum pria ? Sebuah penelitian yang dikutip dari WebMd menunjukkan bahwa akan banyak pria yang menyambut baik adanya pil KB untuk pria berbasis hormon. Namun, untuk membuat atau menghasilkan pil KB pria yang aman dan efektif masih sangat rumit.

Pil KB untuk pria haruslah mempunyai beberapa catatan penting untuk sejumlah fungsi. Yakni dapat memperlambat atau menghentikan pembuatan dan pembentukan sperma, menghentikan sperma untuk meninggalkan tubuh, memperlambat sperma agar tidak sampai ke tujuan, dan mencegah sperma membuahi sel telur.

Selain masih rumit dan sulit mewujudkan efektivitas untuk pil KB pria, pengunaan pil KB pada pria juga berpotensi menimbulkan beberapa masalah kesehatan hati. Selain itu, memicu timbulnya jerawat hingga perubahan mood hari atau suasana hati.

Dengan rumitnya untuk mewujudkan efektivitas pil KB pria ini, sejauh ini kontrasepsi yang dilakukan pada pria hanya sebatas suntikan atau dengan menggunakan penghalang seperti kondom.

Sementara itu, dikutip dari Healthline, terdapat penelitian terbaru tentang keamanan beberapa formulasi kontrasepsi pria, termasuk dua formulasi oral (pil) dan gel topikal.

Baca Juga : Tahun 2030 Manusia Bisa Tinggal di Bulan, Juga Jadi Tempat Kerja

Pada formulasi oral, terdapat dimethandrolone undecanoate (DMAU) yang telah lulus uji keamanan manusia serta yang lebih baru 11-beta-MNTDC. Sementara pada gel topikal, ada NES/T, yaitu kombinasi hormon progestin dan testosterone yang berkembang pesat. 

Formulasi ini juga sudah lulus uji keamanan. keduanya saat ini juga masih dalam pengembangan.

Dr Stephanie Page, profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Washington, menyampaikan bahwa dua formula tersebut mempunyai cara kerja yang sama. Bergantung pada kontrasepsi hormonal wanita, yakni hormon eksogen, testosteron sebagai lawan estrogen, plus progestin.


JOIN JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel anda.

Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy