JATIMTIMES - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polresta Malang Kota menggelar Gerakan Penjualan Pangan Murah Polri sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Kegiatan pasar murah tersebut digelar di halaman depan Mapolresta Malang Kota. Hadirnya pasar murah disambut antusias oleh masyarakat. Sejak dibuka, warga berdatangan untuk membeli berbagai bahan pangan penting (bapokting) yang dijual dengan harga di bawah pasaran.
Baca Juga : Bosan Menu Lebaran? Ini 6 Rekomendasi Makanan yang Bisa Jadi Pilihan Setelah Idulfitri
Sejumlah komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp 57.000, gula pasir Rp 17.000 per kilogram, serta minyak goreng premium Rp 19.000 per liter.
Kasatbinmas Polresta Malang Kota, Kompol Indo Jacmiko mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya menjelang Lebaran ketika harga kebutuhan pokok kerap mengalami kenaikan.
“Gerakan pangan murah ini merupakan upaya Polri membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idulfitri,” katanya, Sabtu (14/3/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan mengantisipasi potensi panic buying di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar sehingga tidak terjadi kepanikan dalam membeli kebutuhan pokok,” imbuhnya.
Dalam pasar murah tersebut, Polresta Malang Kota menyediakan 1.000 kilogram beras SPHP atau sekitar 200 kemasan, 60 liter minyak goreng, serta 200 kilogram gula pasir.
Tingginya minat masyarakat membuat sebagian besar bahan pokok yang dijual langsung habis dalam waktu singkat. Beras dan minyak goreng ludes terjual, sementara gula pasir hanya menyisakan sebagian dari total stok yang tersedia.
Baca Juga : 10 Tradisi Unik Menyambut Lebaran Idulfitri di Indonesia, dari Meugang hingga Meriam Karbit
Salah satu warga, Sriani (55), warga Kampung Putih Jalan Jaksa Agung Suprapto, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan di pasar.
“Alhamdulillah sangat membantu. Saya tadi beli beras, minyak goreng, sama gula. Harganya jauh lebih murah dari pasar, jadi bisa lebih hemat,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering agar masyarakat semakin terbantu, terutama saat harga bahan pokok mulai merangkak naik menjelang hari besar keagamaan. “Semoga sering diadakan seperti ini, karena sangat membantu warga,” katanya.
Lewat Gerakan Pangan Murah Polri ini, Polresta Malang Kota bersama Bulog berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang perayaan Idulfitri.
