Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

69 Dapur SPPG Beroperasi di Bondowoso, Serap 3.100 Tenaga Kerja

Penulis : Abror Rosi - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

06 - Apr - 2026, 20:19

Placeholder
Owner SPPG Kademangan 3 Ali Hasan Mun'im (Foto: Abror Rosi/ JatimTimes)

JATIMTIMES - Jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan peningkatan sejak pertama kali digulirkan pada 2025. Hingga awal April 2026, tercatat sebanyak 69 dapur telah aktif beroperasi.

Koordinator SPPG Bondowoso, Mila Afriana Agustina, menyampaikan bahwa secara keseluruhan sudah ada 75 dapur yang selesai dibangun di berbagai wilayah. Namun, enam di antaranya masih belum beroperasi karena menunggu ketersediaan anggaran.

"69 yang beroperasi," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (6/4/2026).

Baca Juga : PAD Jember Tembus Triliunan, Kepala Bapenda: Strategi Insentif dan Kepemimpinan Jadi Kunci

Selain memperluas layanan pemenuhan gizi, program ini juga membuka lapangan kerja cukup besar. Mila menyebutkan, total tenaga kerja dan relawan yang terlibat di dapur-dapur tersebut mencapai sekitar 3.100 orang.

"Untuk pekerja kurang lebih 3.100 orang," jelasnya.

Salah satu dapur terbaru yang segera beroperasi adalah SPPG Kademangan 3 yang berada di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Bondowoso. Dapur ini resmi diluncurkan pada, Senin (6/4/2026) sore. 

Owner SPPG Kademangan 3, Ali Hasan Mun’im, mengungkapkan tingginya minat masyarakat untuk terlibat dalam program tersebut. Tercatat ada 1.283 pendaftar yang ingin bergabung sebagai relawan maupun pekerja dapur dengan berbagai posisi, mulai dari persiapan, pengolahan, pemorsian, kebersihan, pengemudi, hingga keamanan.

Meski demikian, tidak semua pendaftar dapat diterima. Dari jumlah tersebut, hanya 50 orang yang lolos seleksi. Beberapa posisi tertentu juga mensyaratkan kualifikasi khusus, seperti sopir yang wajib memiliki SIM A, serta tenaga ahli seperti ahli gizi, satpam, dan akuntan.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, Prioritaskan Warga Ber-KTP Lama

"Khusus yang mendaftar sopir harus minimal punya SIM A," terangnya.

Ia juga memastikan seluruh pekerja yang terlibat mendapatkan jaminan perlindungan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan yang pembayarannya difasilitasi langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

"Diwajibkan itu, dibayarkan BGN langsung melalui virtual account di SPPG," tambahnya.

Menurut Ali, dapur SPPG Kademangan 3 dijadwalkan mulai beroperasi pada 8 April 2026 dengan sasaran awal 673 penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG). Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 1.500 penerima, bahkan ditargetkan menembus lebih dari 2.000 penerima manfaat.


Topik

Pemerintahan SPPG pegawai sppg mbg Bondowoso



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Abror Rosi

Editor

Sri Kurnia Mahiruni