Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Gerakan Tanam Sukun dan Sorgum, Cara PDI Perjuangan Tuban Jawab Tantangan Krisis Pangan

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : A Yahya

20 - Apr - 2026, 19:40

Placeholder
Penanaman pohon sukun di lingkungan kantor DPC PDI Perjuangan Tuban. (Ist)

JATIMTIMES – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban secara masif mulai menggalakkan penanaman tanaman pendamping beras guna mengantisipasi ancaman krisis pangan global. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai komoditas pangan lokal yang memiliki daya tahan tinggi dan nilai ekonomis.

Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban sekaligus Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Ony Setiawan, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga : 20 Ucapan Selamat Hari Kartini 21 April 2026, Cocok untuk Caption Media Sosial

Sebagai model percontohan, penanaman pohon sukun telah diawali di lingkungan kantor DPC PDI Perjuangan Tuban untuk mengedukasi masyarakat dan kader di tingkat akar rumput. ”Ini adalah langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pangan pokok saja. Kita harus memiliki cadangan pangan alternatif untuk menghadapi situasi darurat atau krisis pasokan beras dunia,” ujar Ony Setiawan di Tuban, Senin (20/4/2026).

Selain sukun, Ony Setiawan menekankan pentingnya pengembangan sorgum atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai “orean”. Kabupaten Tuban, yang didominasi pegunungan kapur utara dengan tanah lempung berpasir, dinilai sangat potensial untuk pengembangan komoditas lahan kering tersebut.

Sorgum dianggap sebagai tanaman masa depan karena daya tahannya terhadap cuaca ekstrem serta nilai gizinya yang setara dengan beras namun bebas gluten. Selain untuk ketahanan pangan, sorgum juga memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.

”Di Tuban, sorgum sangat cocok dengan lahan yang ada. Selain sehat, komoditas ini memiliki nilai ekonomis tinggi karena mulai diminati pasar luar negeri seperti Jepang dan Korea,” tambah Ony.

Baca Juga : Cara Membuat Twibbon Hari Kartini 21 April 2026 di ChatGPT, Mudah dan Praktis untuk Pemula

Gerakan ini mewajibkan seluruh kader untuk memfasilitasi penanaman 10 jenis tanaman pendamping beras, yang meliputi singkong, ubi jalar, jagung, sukun, porang, sorgum, pisang, sagu, talas, dan hanjali. DPC PDI Perjuangan Tuban menginstruksikan kader untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.

Melalui pemanfaatan kekayaan biodiversitas lokal ini, PDI Perjuangan Tuban berharap dapat mewujudkan kedaulatan pangan tanpa ketergantungan pada impor. Kesadaran akan potensi pangan lokal diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan di tingkat keluarga, tetapi juga menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat Tuban. 


Topik

Pemerintahan tuban pdip tuban ony setiawan ketahanan pangan sorgum



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan