Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Kalender Jawa Sabtu Wage 6 Juni 2026: Hindari Gelar Hajatan Besar Hari Ini

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

06 - Jun - 2026, 07:55

Placeholder
Ilustrasi hajatan besar. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Sabtu (6 Juni 2026) bertepatan dengan pasaran Wage dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 20 Besar 1959 Tahun Dal dan berada dalam Wuku Julungwangi. Weton hari ini adalah Sabtu Wage dengan jumlah neptu 13, hasil penjumlahan Sabtu (9) dan Wage (4).

Dalam tradisi Jawa, weton masih dipercaya sebagai salah satu pedoman untuk membaca karakter, potensi rezeki, kecocokan jodoh hingga menentukan hari baik untuk berbagai keperluan. Tak sedikit masyarakat yang masih merujuk primbon saat hendak memulai usaha, berpindah rumah, hingga melangsungkan pernikahan.

Baca Juga : Ranking FIFA Indonesia Melonjak usai Bantai Oman 3-0, Kini Dekati 100 Besar Dunia

Orang yang lahir pada weton Sabtu Wage dikenal memiliki sifat luwes dalam bergaul dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Selain itu, karakter gumunan atau mudah kagum juga cukup menonjol. Kecenderungan menyukai kemewahan membuat sosok Sabtu Wage sering tertarik pada hal-hal yang bernilai tinggi atau memiliki prestise.

Namun di balik sifat positif tersebut, ada pula sisi yang perlu dihindari. Pemilik weton ini terkadang sulit mempercayai orang lain dan cenderung mempertahankan pendapatnya dengan kuat, meski belum tentu berada di pihak yang benar. Sikap keras dalam memegang prinsip inilah yang kadang memicu perdebatan dengan orang di sekitarnya.

Menurut primbon Jawa, Pangarasan Sabtu Wage adalah Lakuning Lintang. Watak ini diibaratkan seperti bintang yang mampu menjadi penunjuk arah dan teladan bagi banyak orang.

Karakter Lakuning Lintang membuat seseorang memiliki kemampuan memberi inspirasi dan pengaruh positif kepada lingkungan sekitar. Meski demikian, ada kecenderungan kurang konsisten dalam beberapa aspek kehidupan, seperti pekerjaan, tempat tinggal, maupun pilihan hidup lainnya. Karena itu, Sabtu Wage perlu belajar menjaga komitmen agar lebih mudah mencapai tujuan jangka panjang.

Sementara itu, Pancasuda weton Sabtu Wage adalah Satriya Wirang. Maknanya adalah pribadi yang memiliki budi pekerti luhur, tetapi dalam perjalanan hidupnya kerap mengalami situasi yang membuat harga diri atau kewibawaannya terganggu.

Kondisi tersebut bukan berarti tidak dihormati orang lain, melainkan sering menghadapi pengalaman yang membuatnya merasa malu atau dipermalukan. Karena itu, Sabtu Wage dianjurkan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan serta menjaga pergaulan.

Hari ini juga berada dalam Wuku Julungwangi yang dilambangkan oleh Bathara Sambu. Dalam primbon, wuku ini memiliki makna segala sesuatu yang dilakukan cenderung mudah dikenal banyak orang.

Perbuatan baik akan cepat mendapat apresiasi, begitu pula jika melakukan kesalahan. Karena itulah, Wuku Julungwangi sering dikaitkan dengan ketenaran dan sorotan publik.

Simbol air di tempayan yang berada di depan menggambarkan watak rela dan suka berbuat baik. Namun kebaikan tersebut biasanya tidak langsung ditunjukkan sekaligus, melainkan sedikit demi sedikit.

Sementara simbol pohon cemara melambangkan pribadi yang gemar berbicara dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Ucapan yang disampaikan umumnya mudah diterima dan dipercaya oleh orang lain, meskipun terkadang bisa terdengar tegas hingga membuat lawan bicara merasa segan.

Baca Juga : Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Juni 2026: Sagitarius Dapat Kejutan Romantis, Capricorn Bersinar di Dunia Kerja

Umbul-umbul yang berada di depan menjadi pertanda adanya keberuntungan di masa mendatang. Selain itu, individu yang berada di bawah naungan Wuku Julungwangi dipercaya mudah mendapatkan perhatian serta dukungan dari atasan maupun orang yang berpengaruh.

Wuku ini juga digambarkan seperti bunga yang indah. Maknanya, seseorang memiliki kemampuan berbicara yang menarik dan persuasif. Namun dalam kondisi tertentu, apa yang diucapkan belum tentu sepenuhnya mencerminkan isi hati yang sebenarnya.

Sementara gambaran banteng lumpuh menunjukkan keteguhan hati. Meski menghadapi kesulitan atau keadaan yang kurang menguntungkan, tetap mampu bertahan dan tidak mudah menyerah.

Dalam primbon disebutkan bahwa bahaya Wuku Julungwangi berasal dari simbol harimau. Selain itu, arah Barat Daya dianggap kurang baik untuk perjalanan selama tujuh hari berlangsungnya wuku ini.

Khusus pada Sabtu Wage di Wuku Julungwangi, hari ini dikenal sebagai hari uwas penganten. Dalam perhitungan primbon, hari ini kurang baik digunakan untuk berbagai pekerjaan, terutama yang berkaitan dengan acara pernikahan atau hajatan besar.

Profesi yang cocok dengan weton ini antara lain penulis, kreator konten, presenter, penyiar, hingga pekerjaan yang mengandalkan kemampuan komunikasi. Selain itu, bidang wirausaha juga dinilai cocok karena didukung kemampuan beradaptasi dan kemauan belajar.

Dalam perhitungan primbon Jawa, Sabtu Wage memiliki jumlah neptu 13. Weton ini dipercaya cocok dipasangkan dengan pasangan yang memiliki neptu 11 atau 16. Beberapa weton yang sering disebut memiliki kecocokan dengan Sabtu Wage antara lain Selasa Kliwon, Rabu Wage, Kamis Kliwon, Jumat Legi, dan Sabtu Pon.


Topik

Serba Serbi weton kalender jawa sabtu wage



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi