Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Susul Pertamina, Vivo dan BP-AKR Kompak Naikkan Harga BBM RON 92

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

10 - Jun - 2026, 10:36

Placeholder
Harga BBM di SPBU Vivo saat ini. (Foto Instagram)

JATIMTIMES - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tidak hanya dilakukan Pertamina. Operator SPBU swasta, yakni Vivo dan BP-AKR, juga resmi menyesuaikan harga bensin RON 92 mulai Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan informasi terbaru, harga BBM RON 92 yang dijual kedua operator tersebut kini berada di level Rp 16.670 per liter. Penyesuaian ini dilakukan setelah harga bensin RON 92 sempat dipertahankan selama beberapa bulan terakhir.

Baca Juga : Pertamax Paling Mahal, Berikut Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Per 10 Juni 2026

Dengan penyesuaian tersebut, harga BBM RON 92 di SPBU swasta kini bahkan berada di atas harga Pertamax yang dijual Pertamina sebesar Rp 16.250 per liter.

Penyesuaian harga BBM di SPBU swasta tersebut terjadi setelah PT Pertamina Patra Niaga lebih dulu menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green 95 mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax kini menjadi Rp 16.250 per liter dari sebelumnya Rp 12.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 naik menjadi Rp 17.000 per liter dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.

Di tengah penyesuaian harga tersebut, Shell Indonesia belum mengumumkan perubahan harga terbaru untuk produk BBM-nya. Harga yang berlaku masih mengacu pada daftar harga yang diumumkan sebelumnya.

Sebelumnya, BP-AKR justru menurunkan harga BP Ultimate Diesel sebesar Rp 500 per liter pada 1 Juni 2026. Harga produk tersebut kini berada di angka Rp 25.060 per liter, turun dari sebelumnya Rp 25.560 per liter.

Sementara itu, Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan setelah mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar yang berlaku. Proses penetapan harga juga telah melalui koordinasi dengan pemerintah selaku regulator.

Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menyebut penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan sesuai formula yang telah ditetapkan pemerintah.

"Harga penjualan tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan bersama pemerintah sebagai regulator," ujar Roberth dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).

Meski demikian, Pertamina memastikan harga BBM subsidi belum mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi bertahan di angka Rp 6.800 per liter.

Sebelumnya, Pertamina mengungkapkan harga keekonomian Pertamax sempat berada di kisaran Rp 17.000 per liter ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan. Namun, perusahaan bersama pemerintah memutuskan untuk menahan harga jual kepada masyarakat selama beberapa bulan terakhir.

Daftar Harga BBM Terbaru per 10 Juni 2026

Vivo

• Revvo 92: Rp 16.670 per liter

BP-AKR

• BP 92: Rp 16.670 per liter

• BP Ultimate (RON 95): Rp 17.240 per liter

• BP Ultimate Diesel: Rp 25.060 per liter

Shell

• Shell V-Power Diesel: Rp 24.490 per liter

Pertamina

• Pertamax: Rp 16.250 per liter

• Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter

• Pertamax Green 95: Rp 17.000 per liter

• Dexlite: Rp 23.000 per liter

• Pertamina Dex: Rp 24.800 per liter

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini menjadi perhatian masyarakat setelah beberapa bulan harga relatif stabil. Pergerakan harga minyak dunia serta kebijakan energi nasional diperkirakan masih akan menjadi faktor utama yang memengaruhi harga BBM dalam waktu mendatang.


Topik

Ekonomi BBM harga baru BBM Pertamina Shell BP Vivo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi