Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Jembatan Cangar Kembali Makan Korban, Belum Sebulan Kasus Diduga Bunuh Diri Terulang

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

23 - Apr - 2026, 15:01

Placeholder
Tampak ada botol yang ditali pada bagian besi jembatan Cangar. (Foto: @malangraya_info)

JATIMTIMES - Peristiwa tragis kembali terjadi di kawasan Jembatan Cangar, Kota Batu. Seorang pria ditemukan tewas di bawah jembatan yang berada di jalur alternatif Mojokerto-Batu itu, Kamis (23/4/2026) pagi. Kejadian ini menyita perhatian lantaran terjadi belum genap sebulan dari insiden serupa di lokasi yang sama.

Dilansir dari akun Instagram @malangraya_info, jasad korban pertama kali ditemukan di dasar jurang bawah jembatan. Identitas pria tersebut hingga kini belum diketahui.

Baca Juga : Proyek Tomoland Diduga Belum Berizin di Kabupaten Malang Disorot, Truk Proyek Picu Kecelakaan dan Ancam Keselamatan Warga

Sejumlah temuan di lokasi menguatkan dugaan korban mengakhiri hidupnya. Dari rekaman yang diunggah akun tersebut, tampak adanya tali yang diikat pada botol dan bagian besi jembatan.

Selain itu, sepasang sandal juga ditemukan di tepi jembatan. Tak jauh dari lokasi, sebuah sepeda motor lengkap dengan helm terparkir di area sekitar jembatan. Kendaraan tersebut diduga milik korban.

"Belum genap satu bulan kejadian, seorang pria diduga loncat dari Jembatan Cangar pada hari Kamis (23/4/2026)," tulis akun Instagram @malangraya_info.

Jembatan Cangar memang belakangan tengah viral. Sebelumnya, seorang pria asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto, ditemukan tewas di lokasi yang sama pada Selasa (31/3/2026).

Sejak kejadian itu, jembatan yang berada di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo tersebut sempat ramai didatangi warga. Banyak yang berhenti sekadar melihat lokasi, bahkan ada yang meletakkan bunga, kopi, hingga makanan di atas jembatan.

Fenomena itu menuai pro dan kontra. Sebagian menganggapnya sebagai bentuk empati, namun tidak sedikit yang khawatir hal tersebut justru memicu efek yang tidak diinginkan.

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas, mengaku pihaknya tetap melakukan pembersihan terhadap benda-benda yang ditinggalkan di lokasi.

"Kejadian tersebut berada di Jembatan Cangar masuk wilayah Batu. Begitu masyarakat menaruh itu, ya kami bersihkan," ujar Agustiningtyas, dikutip Kompascom, Kamis (23/4/2026). 

Pihak pengelola Tahura menjelaskan, Jembatan Cangar sejatinya merupakan fasilitas jalan provinsi yang tidak diperuntukkan sebagai tempat berkumpul.

Baca Juga : Gegara Kecelakaan, Tomoland Kembali Disorot, Bantah Truknya Tewaskan Mahasiswa UIN

"Akan sangat bijak ketika kemudian masyarakat memanfaatkan jembatan itu, murni hanya sebagai tempat sarana lalu lintas tidak untuk tempat selfie, nongkrong dan lainnya," kata Agustiningtyas.

Imbauan serupa juga disampaikan Dinas Perhubungan Jawa Timur. Petugas menegaskan larangan berhenti dan parkir di atas jembatan karena berisiko membahayakan pengguna jalan.

"Pada intinya setiap pengendara dilarang berhenti dan berfoto di jembatan, dan larangan itu sudah berlaku sebelum adanya kejadian tersebut," tegas Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto, Akhmad Yazid.

Menurutnya, kendaraan yang berhenti di jembatan bisa memicu kecelakaan, terlebih jalur tersebut relatif sempit dan kerap dilalui kendaraan dari dua arah.

Bagi siapa pun yang sedang menghadapi tekanan berat, penting untuk tidak memendam sendiri. Mencari bantuan adalah langkah berani.

Jika melihat tanda-tanda seseorang mengalami tekanan psikologis berat, jangan ragu untuk mengajak bicara dan membantu menghubungkan dengan tenaga profesional.


Topik

Peristiwa Jembatan Cangar bunuh diri aksi bunuh diri Cangar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni