Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Update Dugaan Perusakan dan Pengeroyokan di Pantai Wediawu: 31 Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkotika

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : A Yahya

06 - May - 2026, 14:06

Placeholder
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberikan keterangan pers kepada JatimTIMES. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Polres Malang melaksanakan pemeriksaan urine terhadap rombongan wisatawan asal Surabaya dalam insiden dugaan perusakan dan pengeroyokan di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terjadi pada Selasa (5/5/2026).

Hasilnya, puluhan orang wisatawan asal Surabaya tersebut dinyatakan positif mengonsumsi narkotika. "Dari total 69 orang yang telah diperiksa, sebanyak 31 orang dinyatakan positif narkotika," terang Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga : Syaifuddin Zuhri Resmi Pimpin DPRD Surabaya 2024–2029

Dari puluhan wisatawan asal Surabaya tersebut, sebagian ada yang positif mengonsumsi narkotika jenis sabu maupun ganja. Bahkan mirisnya, ada yang positif mengonsumsi keduanya.

"Dari hasil tes urine, 31 orang terindikasi positif narkotika. Rinciannya, 21 orang positif ganja, enam orang positif sabu, dan empat orang positif keduanya,” ujarnya.

Saat ini, disampaikan Taat, 31 orang wisatawan asal Surabaya yang positif narkotika tersebut telah ditangani oleh Satresnarkoba Polres Malang. Pada serangkaian penanganan tersebut nantinya juga akan dikoordinasikan oleh pihak kepolisian dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang.

Koordinasi antar dua institusi tersebut ditujukan untuk proses assessment atau penanganan lebih lanjut. "Koordinasi dengan BNN dilakukan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Taat menyebut, pemeriksaan tes urine yang dilakukan kepada para wisatawan asal Surabaya tersebut merupakan bagian dari langkah lanjutan. Yakni pasca kejadian dugaan perusakan dan pengeroyokan yang terjadi pada insiden di Pantai Wediawu tersebut.

"Pemeriksaan dilakukan juga sekaligus untuk memastikan kondisi seluruh rombongan yang diduga terlibat," imbuhnya.

Sementara itu, disampaikan Taat, untuk 38 orang wisatawan lainnya yang tidak terindikasi penyalahgunaan narkoba telah dipulangkan ke daerah asalnya. "Yang tidak terindikasi narkotika telah dipulangkan menggunakan fasilitas bus dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Surabaya," imbuhnya.

Perwira menengah Polri dengan pangkat dua melati ini menegaskan, pihaknya akan tetap mengedepankan pendekatan hukum yang profesional dan proporsional dalam insiden di Pantai Wediawu tersebut. Termasuk dalam menangani temuan wisatawan asal Surabaya yang kedapatan positif narkotika tersebut.

Baca Juga : Heboh Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah Swasta Islam Kota Malang

"Kami akan melakukan penanganan sesuai prosedur, baik dari sisi hukum maupun aspek rehabilitasi bagi yang memenuhi kriteria,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, pemeriksaan urine kepada para wisatawan asal Surabaya tersebut merupakan serangkaian penanganan polisi pada insiden dugaan perusakan sejumlah kendaraan yang terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Selasa (5/5/2026) dini hari.

Berdasarkan hasil pendataan pihak kepolisian, sedikitnya ada enam kendaraan roda empat yang mengalami kerusakan cukup parah dalam insiden tersebut. Kerusakan terpantau terjadi pada sejumlah bagian kendaraan. Di antaranya meliputi bagian kaca mobil yang pecah di beberapa sisi mulai dari samping, belakang hingga depan. 

Selain pada bagian kaca, bodi kendaraan yang diduga dirusak tersebut juga nampak dicoret dengan tulisan vandalisme berwarna ungu. Beberapa kendaraan yang mengalami perusakan tersebut diketahui menggunakan identitas yang identik dengan wilayah Surabaya. Yakni kendaraan berpelat nomor polisi (nopol) L.

Selain perusakan pada enam unit kendaraan, sejumlah wisatawan juga mengalami luka-luka diduga akibat pengeroyokan. Hingga kini dugaan aksi perusakan dan pengeroyokan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Di sisi lain, sejumlah barang bukti saat ini juga telah diamankan oleh pihak kepolisian guna kepentingan penyelidikan. Yakni yang di antaranya meliputi balok kayu, batu hingga botol minuman keras yang diduga digunakan saat peristiwa mencekam tersebut berlangsung. Beberapa barang bukti tersebut ditemukan polisi di sekitar lokasi kejadian.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Pantai wediawuu wisatawan nyabu wisatawan ngganja polres malang Muhammad taatvtresdi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas