JATIMTIMES - Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memanjatkan doa demi menyambut lembaran baru yang lebih baik. Selain memperbanyak ibadah dan amal kebaikan, terdapat amalan yang lazim dilakukan oleh sebagian umat Islam menjelang pergantian tahun Hijriah, yaitu membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.
Doa-doa tersebut berisi permohonan ampun atas kesalahan yang telah dilakukan serta harapan agar Allah SWT memberikan perlindungan, keberkahan, dan kemudahan di tahun yang akan datang.
Baca Juga : Musim Kemarau Tak Harus Diam di Rumah, Ini 4 Wisata Alam yang Justru Makin Indah Saat Cuaca Cerah
Doa Akhir Tahun Islam
Doa akhir tahun dibaca pada hari terakhir bulan Dzulhijjah, tepatnya setelah salat Ashar hingga sebelum masuk waktu Magrib. Doa ini berisi permohonan ampun kepada Allah SWT atas berbagai kesalahan dan dosa yang mungkin dilakukan selama setahun terakhir.
Dikutip dari NU Online, berikut bacaan doa akhir tahun:
Arab
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Latin
Allâhumma mâ 'amiltu min 'amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî 'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatik.
Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa'attanî 'alaihits tsawâba, fa'as'aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ karîm.
Artinya:
"Ya Allah, aku memohon ampun atas segala perbuatan di tahun ini yang Engkau larang namun belum sempat aku sesali dan tobati. Aku juga memohon ampun atas dosa-dosa yang Engkau tangguhkan hukumannya karena kemurahan-Mu. Terimalah amal-amal yang Engkau ridhai dan janganlah Engkau putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah."
Doa Awal Tahun Baru Islam
Setelah memasuki bulan Muharram, umat Islam juga dianjurkan membaca doa awal tahun. Doa ini berisi harapan agar Allah SWT memberikan perlindungan dari godaan setan, menjaga hati dari keburukan, serta membimbing hamba-Nya untuk senantiasa melakukan amal saleh.
Berikut bacaan doa awal tahun yang dikutip dari NU Online:
Arab
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Latin
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'i, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.
Artinya:
"Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Abadi, Yang Maha Awal. Kepada anugerah-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang mulia aku bergantung. Tahun baru telah datang, maka aku memohon perlindungan kepada-Mu dari godaan setan dan para pengikutnya. Berilah aku kekuatan untuk melawan hawa nafsu yang mengajak kepada keburukan serta bimbinglah aku agar selalu melakukan amal yang mendekatkan diri kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Mulia."
Menurut NU Online, doa awal tahun ini lazim dibaca sebanyak tiga kali sebagai bentuk harapan agar Allah SWT melimpahkan rahmat, keberkahan, keselamatan, dan berbagai kebaikan sepanjang tahun yang baru.
Bagaimana Hukum Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun?
Doa akhir tahun dan awal tahun memang tidak disebutkan secara khusus dalam Al-Qur'an maupun hadis Nabi Muhammad SAW. Namun, membaca doa pada pergantian tahun termasuk dalam amalan yang diperbolehkan karena sejalan dengan anjuran berdoa kepada Allah SWT.
Salah satu dasar yang sering dijadikan rujukan adalah firman Allah dalam Surah Ghafir ayat 60:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ
Artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk ke dalam neraka Jahanam dalam keadaan hina.'"
Karena itu, momen pergantian Tahun Baru Islam dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk memperbanyak doa, muhasabah, memperbaiki diri, serta memohon ampunan dan petunjuk kepada Allah SWT agar menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang akan datang.
