Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia? Ini Jawaban BMKG

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

12 - Aug - 2026, 07:43

Placeholder
Ilustrasi gerhana matahari total. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Gerhana Matahari Total (GMT) akan menjadi salah satu fenomena astronomi yang menarik perhatian pada 12 Agustus 2026. Momen ketika Bulan menutupi seluruh permukaan Matahari dari pandangan Bumi ini diperkirakan menghadirkan pemandangan langka di sejumlah wilayah dunia.

Fenomena tersebut tentu membuat masyarakat Indonesia ikut penasaran. Apakah Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 bisa disaksikan langsung dari Indonesia, atau justru hanya dapat dinikmati melalui siaran online? Berikut penjelasan BMKG mengenai waktu dan wilayah yang dapat menyaksikan fenomena langit tersebut.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 12 Agustus 2026: Aries, Taurus hingga Virgo Punya Peruntungan Berbeda

Apakah Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia?

Sayangnya, Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak dapat disaksikan secara langsung dari Indonesia.

BMKG menjelaskan, jalur lintasan gerhana tidak melewati wilayah Indonesia. Selain itu, waktu berlangsungnya fenomena tersebut bertepatan dengan malam hari di sebagian besar wilayah Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat Indonesia tidak dapat menikmati proses Gerhana Matahari Total secara langsung dari langit Indonesia.

Meski begitu, masyarakat tetap bisa mengikuti fenomena astronomi tersebut melalui siaran langsung yang disediakan sejumlah lembaga astronomi dan antariksa.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan Gerhana Matahari Total dapat mengikuti siaran melalui kanal resmi NASA.

"Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA," kata Ayu di Jakarta, dikutip dari laman BMKG, Rabu (12/8/2026).

Link Live Streaming Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Bagi masyarakat Indonesia yang penasaran ingin melihat proses Gerhana Matahari Total, sejumlah lembaga menyediakan tayangan secara online.

Berikut beberapa kanal yang dapat digunakan untuk mengikuti siaran fenomena tersebut:

• NASA Live: https://www.nasa.gov/live

• Royal Observatory Greenwich: melalui kanal YouTube resminya

• European Space Agency (ESA): melalui kanal YouTube resmi

• ESA Web TV: https://watch.esa.int/

Dengan adanya siaran langsung tersebut, masyarakat Indonesia tetap bisa mengikuti proses GMT meskipun tidak dapat melihatnya secara langsung dari wilayah Indonesia.

Jadwal Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dalam Waktu Indonesia

Meski Indonesia tidak berada di jalur totalitas, waktu terjadinya gerhana tetap dapat dikonversi ke waktu Indonesia.

Berikut tahapan Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 berdasarkan waktu Indonesia Barat (WIB):

• Gerhana mulai atau fase sebagian (P1): 22.34 WIB, 12 Agustus 2026

• Awal fase total (U1): 23.57 WIB, 12 Agustus 2026

• Puncak gerhana: 00.45 WIB, 13 Agustus 2026

• Gerhana berakhir sepenuhnya: 02.57 WIB, 13 Agustus 2026

Perlu diperhatikan, meskipun beberapa fase berlangsung pada 12 Agustus menurut waktu universal (UT), berdasarkan waktu Indonesia puncak gerhana terjadi pada 13 Agustus 2026 dini hari.

Negara yang Bisa Menyaksikan Gerhana Matahari Total

Jalur totalitas Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 melewati sejumlah wilayah di belahan Bumi utara.

Baca Juga : Polresta Malang Kota Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Kota, 9 Aksi Terungkap di Jatim

Beberapa lokasi yang dapat menyaksikan fase total secara langsung antara lain:

• Islandia

• Spanyol

• Greenland

• Rusia bagian utara

• Sebagian kecil Portugal

• Samudra Atlantik

Sementara itu, sejumlah wilayah lain hanya dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian.

Wilayah tersebut antara lain sebagian besar Kanada, sebagian Amerika Serikat, serta sejumlah negara di Afrika, Eropa, Asia Tengah, Asia Selatan, hingga Asia Timur.

Beberapa negara yang termasuk dalam wilayah pengamatan gerhana sebagian adalah Mauritania, Nigeria, Mali, Libya, Aljazair, Chad, Niger, Sudan Selatan, Somalia, Kenya, Republik Demokratik Kongo, Rumania, Swedia, Italia, Turki, Uzbekistan, Turkmenistan, Kazakhstan, Finlandia, Norwegia, Inggris, Prancis, India, Jepang, China, Mongolia, Vietnam, dan Thailand.

Apa Itu Gerhana Matahari Total?

Menurut BMKG, Gerhana Matahari Total merupakan fenomena astronomi yang terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus, bertepatan dengan fase Bulan Baru.

Ketika mencapai puncak gerhana, Bulan akan menutupi seluruh piringan Matahari jika dilihat dari wilayah yang berada tepat di jalur bayangan inti Bulan atau umbra.

Akibatnya, wilayah yang berada di jalur totalitas akan mengalami kondisi seperti malam atau suasana menjadi jauh lebih gelap meskipun sebenarnya masih siang.

Sementara wilayah yang hanya dilewati bayangan samar atau penumbra akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah jalur gerhana, pengamatan Matahari tetap harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan mata.

Pengamatan tidak boleh dilakukan dengan menatap Matahari secara langsung menggunakan mata telanjang. Gunakan kacamata khusus pengamatan Matahari yang memiliki filter surya dan sesuai standar keselamatan.

Paparan cahaya Matahari secara langsung dapat membahayakan retina mata.

Untuk masyarakat Indonesia, Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 memang tidak bisa disaksikan langsung dari langit Indonesia. Namun, fenomena langka ini tetap dapat diikuti melalui siaran langsung resmi lembaga antariksa dan observatorium dunia.


Topik

Peristiwa Bmkg gerhana Matahari live streaming gerhana Matahari



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya