Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Cinta kepada Rasulullah SAW, Kisah Syekh Isa Al-Bayanuni dan Jasadnya di Baqi

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

01 - Sep - 2026, 11:46

Placeholder
Ilustrasi sosok ulama yang begitu mencintai Rasulullah (ist)

JATIMTIMES - Kisah kecintaan seorang ulama kepada Rasulullah SAW kembali menjadi salah satu cerita yang kerap disampaikan dalam pembahasan tentang mahabbah kepada Nabi Muhammad SAW. Sosok tersebut adalah Syekh Isa Al-Bayanuni rahimahullah, ulama asal Bayanun, salah satu desa di wilayah Aleppo, Suriah, yang hidup pada 1873 hingga 1943.

Syekh Isa dikenal memiliki kecintaan yang besar kepada Rasulullah SAW. Dalam sebuah kisah yang dinisbatkan kepadanya, ia menceritakan pernah mengalami mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga : Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026, Catat Tanggal dan Hari Pelaksanaannya

"Aku bermimpi melihat Nabi Muhammad SAW. Beliau berkata kepadaku: 'Kami sudah menyiapkan tempat untukmu di dekat kami'," demikian kisah yang dinisbatkan kepada Syekh Isa Al-Bayanuni.

Tidak lama setelah pengalaman tersebut, Syekh Isa berangkat menunaikan ibadah haji ke Makkah. Setelah menyelesaikan rangkaian ibadahnya, ia meneruskan perjalanan menuju Madinah untuk berziarah ke makam Rasulullah SAW.

Tiga hari setelah berada di Madinah dan berziarah, Syekh Isa dikisahkan jatuh sakit. Ia kemudian mengalami sakit selama beberapa hari sebelum akhirnya wafat pada 1943. Jenazahnya dimakamkan di Pemakaman Baqi', Madinah.

Kisah mengenai Syekh Isa kembali muncul beberapa tahun kemudian ketika makamnya disebut dibongkar karena akan digunakan untuk pemakaman jenazah lain. Dalam cerita yang beredar, orang-orang yang melakukan pembongkaran makam disebut mendapati jasad Syekh Isa masih dalam kondisi utuh.

Kisah tersebut kemudian dikaitkan dengan syair yang pernah diucapkan Syekh Isa mengenai kecintaannya kepada Rasulullah SAW.

"Jasad yang menyimpan cinta kepada Ahmad (Nabi Muhammad), demi Allah, bumi tidak akan memakannya," demikian salah satu bait syair Syekh Isa.

Ia melanjutkan syair tersebut dengan menggambarkan bagaimana tanah tidak akan memakan jasad seseorang yang di dalam hatinya terdapat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sementara lisannya senantiasa memuji beliau.

Syekh Isa juga mengaitkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak selawat. Dalam syair lainnya, ia menyampaikan:

Baca Juga : Sebutir Kurma yang Buat Doa Ibrahim bin Adham Tertolak 4 Bulan

"Perbanyaklah selawat kepada Nabi, sesungguhnya selawat itu akan menjadi cahaya bagi kuburmu ketika engkau memasukinya."

Anjuran memperbanyak selawat juga memiliki landasan dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ahzab ayat 56:

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."

Kecintaan Rasulullah SAW kepada umatnya juga tergambar dalam sejumlah hadis. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Muslim, Rasulullah SAW menyebut kerinduannya kepada orang-orang yang beriman kepadanya meskipun belum pernah bertemu dengan beliau.

"Betapa rindunya aku kepada saudara-saudaraku," demikian sabda Rasulullah SAW dalam hadis tersebut.

Para sahabat kemudian bertanya apakah mereka bukan saudara Rasulullah. Nabi menjelaskan bahwa para sahabat merupakan orang-orang yang menyertainya, sedangkan saudara yang dimaksud adalah umat yang beriman kepada beliau meski belum pernah melihatnya.


Topik

Agama Cinta Rasulullah Sahabat Nabi Rasulullah SAW Kisah Islami Syekh Isa Al-Bayanuni Baqi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Sri Kurnia Mahiruni