Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Jembatan Ikonik Kayutangan-Splendid Disiapkan, Wisata Pusat Kota Malang Bakal Tersambung

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

15 - Jan - 2026, 15:36

Placeholder
Kawasan Spledid Kota Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang mulai mematangkan gagasan pengembangan wisata terpadu di jantung kota. Salah satu wacana yang mengemuka adalah pembangunan jembatan ikonik yang akan menghubungkan Kawasan Kayutangan Heritage dengan kawasan wisata Splendid.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan, jembatan tersebut disiapkan sebagai penghubung strategis antar destinasi unggulan di pusat kota. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat konektivitas wisata, sekaligus memudahkan mobilitas pengunjung, termasuk wisatawan yang datang melalui Stasiun Kereta Api Malang.

Baca Juga : Target Meleset Karena Cuaca, Nurochman Pastikan Revitalisasi Lapangan Sumberejo Rampung Pertengahan 2026

“Tidak menutup kemungkinan nanti akan ada jembatan ikonik dari Kayutangan Heritage ke Splendid. Kalau sudah tersambung, kawasan ini bisa menjadi satu kesatuan,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, konsep pengembangan kawasan tidak berdiri sendiri. Penataan dilakukan secara menyeluruh dengan mengintegrasikan sejumlah titik strategis.

Mulai dari Kayutangan Heritage, kawasan Splendid, Pasar Senggol, Taman Rekreasi Kota (Tarekot), Balai Kota Malang, hingga Alun-Alun Kota Malang yang saat ini tengah direvitalisasi.

Ia menegaskan, perencanaan kawasan wisata harus disiapkan sejak awal secara matang agar tidak memunculkan persoalan baru di kemudian hari.

Karena itu, Pemkot Malang memilih pendekatan terintegrasi dalam setiap tahapan penataan.Terlebih di kawasan Splendid sendiri juga telah cukup tersohor di kalangan wisatawan lantaran keberadaan sejumlah spot ikonik.

Seperti Pasar Bunga, Pasar Burung dan Pasar Ikan. Bahkan dalam tinjauannya beberapa waktu lalu, saat ini juga telah ada sejumlah kafe yang turut menjadi daya tarik wisatawan di Kota Malang.

Baca Juga : Akhir Wulan Kapitu, Wisata Bromo Ditutup 17–18 Januari 2026

“Penataan kawasan ini tidak bisa parsial. Harus dirancang secara menyeluruh supaya ke depan tidak menimbulkan masalah,” tegasnya.

Melalui konsep kawasan wisata terpadu tersebut, Pemkot Malang menargetkan pusat kota menjadi ruang wisata yang nyaman, tertata, dan ramah bagi semua pihak. Mulai dari wisatawan, masyarakat lokal, hingga pelaku usaha kecil seperti pedagang kaki lima.

“Nantinya semua akan kita tata dalam satu kesatuan. Wisatawan terfasilitasi, masyarakat nyaman, PKL dan parkir juga lebih tertib,” pungkas Wahyu.


Topik

Pemerintahan wali kota malang jembatan ikonik kayutangan heritage splendid wisata kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan