Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Galeri Mbois Kayutangan Disiapkan Jadi Magnet Wisata Sekaligus Etalase UMKM Kota Malang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

15 - Jan - 2026, 17:56

Placeholder
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat meninjau Galeri Mbois di Gedung Parkir Kayutangan. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemkot Malang mulai memaksimalkan fungsi Gedung Parkir Kayutangan Heritage tak sekadar sebagai ruang parkir. Di dalamnya, Galeri Mbois disiapkan sebagai “mesin penggerak” baru pariwisata sekaligus etalase produk unggulan UMKM lokal.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan, keberadaan Galeri Mbois dirancang untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus kenyamanan wisatawan dan perluasan pasar UMKM Kota Malang. Lokasinya yang berada di jantung kawasan wisata Kayutangan Heritage dinilai strategis untuk menangkap arus kunjungan wisata.

Baca Juga : Jembatan Ikonik Kayutangan-Splendid Disiapkan, Wisata Pusat Kota Malang Bakal Tersambung

“Galeri Mbois ini bukan pelengkap, tapi kita siapkan sebagai ruang UMKM yang difasilitasi melalui Dekranasda. Wisatawan luar kota yang datang ke Kayutangan bisa langsung menemukan produk khas Kota Malang di satu tempat,” ujar Wahyu, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, Kayutangan merupakan salah satu kawasan wisata dengan tingkat kunjungan tinggi. Dengan menempatkan Galeri Mbois di titik tersebut, produk UMKM lokal memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan dibeli wisatawan.

Tak berhenti di situ, konsep integrasi kawasan juga tengah disiapkan. Gedung Parkir Kayutangan direncanakan menjadi titik singgah transportasi wisata. Bus pariwisata hingga layanan Trans Jatim akan diarahkan berhenti di sekitar kawasan tersebut.

“Kita tempatkan bus di sana, Trans Jatim juga di seberang. Orang yang parkir pun di situ. Jadi wisatawan bisa langsung belanja oleh-oleh dan kuliner UMKM di satu kawasan,” jelas Wahyu.

Dengan skema tersebut, Pemkot Malang ingin menciptakan ekosistem wisata yang saling terhubung. Mulai dari transportasi, parkir, hingga aktivitas ekonomi UMKM.

Baca Juga : Target Meleset Karena Cuaca, Nurochman Pastikan Revitalisasi Lapangan Sumberejo Rampung Pertengahan 2026

Harapannya, pergerakan wisatawan tidak hanya ramai, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal. Hal ini juga sejalan dengan proyeksi saat kawasan Kayutangan mulai dipermak oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

“Nanti aktivitas usahanya kita pusatkan di situ supaya lebih tertata dan dampak ekonominya bisa dirasakan UMKM,” pungkas Wahyu.


Topik

Pemerintahan Gedung Parkir Kayutangan parkir Kayutangan Heritage Kota Malang Galeri Mbois Pusat Oleh Oleh Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan