Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Warga Tlogosari Gotong Royong Bangun Jembatan Swadaya Usai Diterjang Banjir

Penulis : Abror Rosi - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Jan - 2026, 20:11

Placeholder
Warga tampak bergotongroyong mengangkat batu sebagai material bangunan jembatan (Foto: Abror/ JatimTimes)

JATIMTIMES - Warga di Desa Tlogosari menunjukkan solidaritas tinggi dengan bergotong royong memperbaiki jembatan penghubung antardesa yang rusak akibat banjir bandang pada Desember 2024 lalu. Jembatan tersebut menjadi akses warga Dusun Sempolan ke Desa Pakisan, Sulek, Jebung Kidul, dan Tlogosari.

Sejak kerusakan terjadi, aktivitas warga sempat bergantung pada jembatan darurat berbahan bambu. Namun seiring waktu, kondisi bambu mulai lapuk dan dinilai membahayakan. Situasi itu mendorong warga untuk bergerak secara mandiri melakukan perbaikan melalui swadaya.

Baca Juga : Proyek Sampah Jadi Listrik di Kota Malang Masih Menggantung di 2026, Ini Tantangannya

Seorang warga berinisial M menuturkan, penggalangan dana dilakukan hampir 10 hari dengan cara berkeliling kampung membawa kotak amal. Dari upaya tersebut, dana yang terkumpul mencapai hampir Rp 7 juta. Selain itu, sekitar 60 kepala keluarga turut memberikan iuran dengan nominal bervariasi antara Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu.

Dukungan juga datang dari kepala desa setempat yang ikut menyumbang secara pribadi serta meminjamkan mesin molen untuk membantu proses pengecoran. “Penggalangan dananya sekitar 10 hari, sementara pengerjaan jembatan ini sudah hampir satu bulan,” ujar M saat ditemui, Rabu (21/1/2026).

Setiap hari, warga Dusun Sempolan sisi timur bahu-membahu memperbaiki jembatan sejak pagi hingga siang. Sementara pada sore hari, para perempuan turut ambil bagian dengan mengumpulkan donasi dari rumah ke rumah.

Perbaikan ini dinilai mendesak karena jembatan tersebut merupakan akses utama anak-anak Desa Tlogosari menuju sekolah di Desa Pakisan. Selain itu, jalur tersebut juga memperpendek jarak ke Desa Jebung Kidul. Jika harus memutar lewat jalan raya, warga dihadapkan pada kondisi jalan rusak dan jarak tempuh yang jauh karena harus melewati tiga perlintasan.

Warga mengaku sempat berharap adanya perbaikan dari pemerintah desa. Namun, pada tahun anggaran 2026, Dana Desa disebut mengalami pemangkasan. “Awalnya kami menunggu, katanya perbaikan sekitar April 2026. Tapi karena Dana Desa tidak memungkinkan, akhirnya kami inisiatif bergerak sendiri,” tambah M.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme gotong royong yang kuat. Bahkan anak-anak terlihat ikut membantu pekerjaan ringan bersama orang dewasa.

Tak jauh dari lokasi tersebut, masih di dusun yang sama tepatnya di RT 21 RW 05, warga juga membangun jembatan lain secara swadaya. Pembangunan ini bukan dipicu bencana, melainkan demi keselamatan. Simpang tiga di kawasan itu berada dekat jurang dan kerap memicu kecelakaan.

Baca Juga : Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Jombang

Jalan yang menurun dan terlalu menyiku membuat pengendara dari arah barat harus mengerem mendadak dan kesulitan bermanuver. Warga setempat, MR, menjelaskan bahwa awalnya hanya direncanakan pembangunan plengsengan. Namun hasil musyawarah menyepakati pembangunan jembatan sebagai solusi yang lebih aman.

“Kasihan kalau orang tua lewat, apalagi sambil membawa barang. Jalannya curam dan berbahaya,” ujarnya.

Jembatan tersebut dirancang dengan tinggi sekitar 9 meter, panjang 30 meter, dan lebar kurang lebih 5 meter. Pengerjaan telah berlangsung sekitar dua bulan dengan dana swadaya warga sebesar Rp100 ribu hingga Rp250 ribu per orang. Hingga kini, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp10 juta.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso, Anshori, menjelaskan bahwa jalan dan jembatan tersebut berstatus sebagai aset desa.

“Karena itu merupakan jalan desa, maka bukan kewenangan kami untuk menganggarkan perbaikannya, meskipun kerusakannya disebabkan bencana alam,” jelasnya. 


Topik

Peristiwa Jembantan Rusak perbaikan jembatan swadaya banjir Desa Tlogosari



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Abror Rosi

Editor

Sri Kurnia Mahiruni