Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pemkab Malang Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Pabrik PSEL di Pakis

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

30 - Mar - 2026, 18:28

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq beserta jajaran perangkat daerah Pemkab Malang usai meninjau calon lahan untuk dibangun Pabrik PSEL di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (29/3/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berkomitmen mendukung percepatan pembangunan pabrik Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Aglomerasi Malang Raya di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, kehadiran pabrik PSEL Aglomerasi Malang yang akan dibangun dengan pendanaan dari Danantara berkisar di angka Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun ini ini menjadi jawaban dan solusi strategis bagi masing-masing pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada di Malang Raya. 

Baca Juga : Dominasi Infrastruktur, Musrenbang RKPD 2027 Kota Malang Mulai Kerucutkan Prioritas

"Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen penuh untuk mendukung percepatan pembangunan PSEL ini, baik dari sisi penyediaan lahan, kesiapan regulasi, maupun sinergi lintas perangkat daerah," ungkap Sanusi. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Malang itu mengatakan, terdapat tiga hal yang harus dijaga keseimbangannya. Yakni antara pembangunan infrastruktur pabrik PSEL, kelestarian lingkungan, serta kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi PSEL. 

"Kami memastikan bahwa seluruh tahapan pembangunan akan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial secara menyeluruh, termasuk melalui kajian AMDAL yang komprehensif. Partisipasi dan dukungan masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan proyek ini," jelas Sanusi. 

Nantinya, ketika pabrik PSEL Aglomerasi Malang Raya dibangun, maka Pemkab Malang akan menjadi salah satu pemilik saham yang juga akan mendapatkan pembagian keuntungan dari berjalannya PSEL Aglomerasi Malang Raya. 

"Selain itu, keuntungan lainnya yakni Kabupaten Malang akan menjadi pusat energi. Malang punya Karangkates, Selorejo, dan punya ini PSEL Pakis. Ini menjamin kecukupan energi di Kabupaten Malang dan ke depan berdampak pada industri besar yang banyak berdiri di Kabupaten Malang," tutur Sanusi. 

Ia berharap, pembangunan pabrik PSEL Aglomerasi Malang Raya di wilayah Kecamatan Pakis ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat luas Malang Raya, khususnya Kabupaten Malang. 

"Kami berharap proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam pengurangan volume sampah, tetapi juga dalam penyediaan energi alternatif yang ramah lingkungan," kata Sanusi. 

Baca Juga : Kondisi Pasar Gadang Memprihatinkan, Relokasi Pedagang Belum Berjalan Maksimal

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrahman menuturkan, untuk tahap awal telah tersedia lahan seluas 4,4 hektare yang siap dibangun pabrik PSEL Aglomerasi Malang Raya. Di mana luasan lahan ini berpotensi untuk dapat dikembangkan mencapai 6 hektare. 

"Pemkab Malang bertugas menyediakan lahan. Lahan yang disiapkan berstatus Tanah Kas Desa (TKD) Bunut Wetan. Saat ini telah dilakukan proses mekanisme tukar guling agar lahan dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan PSEL," kata pria yang akrab disapa Avi. 

Nantinya, untuk kebutuhan sampah harian dari pabrik PSEL Aglomerasi Malang Raya akan dipenuhi dari Kabupaten Malang 600 ton, Kota Malang 500 ton dan Kota Batu 30 ton. Menurut Avi, semakin banyak sampah yang dikirim ke pabrik PSEL akan semakin baik ke depannya. Selain itu, juga akan membantu mengurangi timbulan tumpukan sampah yang ada di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). 

"Untuk kapasitas hariannya minimal 1000 ton per hari. Kalau semakin banyak suplai sampah akan semakin baik. Karena sampah yang diolah akan menjadi energi listrik dan dibeli oleh PLN," pungkas Avi.


Topik

Pemerintahan Pemkab Malang Percepatan Pembangunan Pabrik PSEL Pakis



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan