Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Tiket September Diperebutkan, Puluhan Mahasiswa UIN Malang Ikuti Interview Magang ke Jepang 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

26 - Apr - 2026, 17:02

Placeholder
Mahasiswa UIN Maliki Malang yang tengah mengikuti proses wawancara magang ke perusahaan Jepang. (ist)

JATIMTIMES - Seleksi magang ke Jepang yang diikuti 15 mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang memasuki fase krusial. Setelah melewati penyaringan berkas, para peserta belum lama ini berhadapan langsung dengan proses wawancara yang menjadi penentu akhir sebelum melangkah ke dunia kerja internasional.

Ketua Center for Career Development (CDC) Ahmad Ghozi menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai jalur nyata, bukan sekadar program seremonial. Ia menyebut bahwa mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi tantangan global. “Program ini adalah jalur konkret untuk membangun kompetensi internasional mahasiswa. Mereka tidak hanya disiapkan untuk bekerja, tetapi juga untuk beradaptasi dengan lingkungan global,” ujarnya.

Baca Juga : Forum Komite MTsN 2 Kota Malang Bersama Wali Murid Baru Jadi Ruang Baca Arah Pendidikan

Wawancara dilakukan secara daring dengan melibatkan tiga perusahaan Jepang dari sektor yang berbeda, mulai dari industri perhotelan melalui resort di Miyagi, perusahaan Maple City Jepang, hingga Sanshin Kako yang bergerak di bidang manufaktur. Ragam sektor ini membuka peluang yang lebih luas sekaligus menuntut kesiapan peserta dalam menyesuaikan diri dengan karakter kerja yang beragam.

Suasana seleksi berlangsung serius, namun tetap diwarnai optimisme. Para mahasiswa terlihat mempersiapkan diri secara matang, terutama dalam hal kemampuan bahasa dan pemahaman budaya kerja Jepang yang dikenal disiplin serta profesional. Tahapan ini menjadi momen pembuktian apakah mereka mampu bersaing di lingkungan kerja lintas negara.

Sebelumnya, sebanyak 15 mahasiswa telah mengikuti wawancara yang difasilitasi CDC di ruang Pusat Informasi kampus pada Kamis, 23 April 2026. Tiga perusahaan dari Nagasaki juga terlibat dalam proses seleksi yang dilakukan secara daring dengan bantuan penerjemah berpengalaman yang telah lama tinggal di Jepang.

Dari tim CDC lainnya, Yhadi Firdiansyah, menjelaskan bahwa wawancara ini merupakan lanjutan dari seleksi administrasi berupa penilaian curriculum vitae dan formulir yang telah diisi peserta. Ia menekankan bahwa aspek yang dinilai mencakup kesiapan bahasa, pemahaman budaya kerja, kedisiplinan, serta komitmen untuk terjun ke dunia profesional. “Penilaian utama terletak pada kesiapan bahasa, budaya kerja, serta kedisiplinan mahasiswa,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan wawancara untuk tiga perusahaan dilakukan lebih cepat karena adanya kebutuhan mendesak dari pihak perusahaan. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan dalam waktu dekat. Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan bahasa dan pembekalan budaya kerja pada bulan Mei sebelum diberangkatkan.

Rencana keberangkatan ditetapkan pada September 2026. Mahasiswa yang lolos akan ditempatkan di sektor pariwisata dan perhotelan, bidang yang dinilai relevan dengan latar belakang akademik mereka, terutama dari program studi Sastra Inggris yang telah dibekali kompetensi keprofesian seperti pemandu wisata dan industri pariwisata.

Baca Juga : Menguatkan Literasi Pangan Generasi Muda, Siswa MAN 1 Kota Malang Field Trip ke Gudang Bulog

Peserta sendiri berasal dari berbagai program studi seperti Sastra Inggris, Pendidikan IPS, dan Manajemen. Selain 15 mahasiswa yang telah mengikuti tahap ini, masih ada peserta lain yang dijadwalkan menjalani wawancara bersama delapan perusahaan Jepang pada sesi berikutnya.

1

Dukungan dari pimpinan kampus turut memperkuat program ini. Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Ilfi Nur Diana menyampaikan apresiasi atas peluang yang diberikan kepada mahasiswa. “Kami sangat mengapresiasi program ini dan berharap kerja sama dapat berkembang ke bidang lain seperti penelitian,” ungkapnya saat memantau jalannya wawancara.

Wakil Rektor III Triyo Supriyatno juga menilai pengalaman kerja internasional sebagai bekal penting bagi mahasiswa. Ia berharap semakin banyak peserta yang lolos dan mampu membawa dampak positif bagi pengembangan diri maupun institusi.

Program ini menjadi bagian dari strategi CDC dalam membuka akses karier global bagi mahasiswa. Tidak hanya menawarkan pengalaman bekerja di luar negeri, tetapi juga membentuk mental, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi lintas budaya. Jika berhasil melewati tahap ini, para peserta tidak hanya mendapatkan kesempatan magang, tetapi juga membuka pintu menuju masa depan karier yang lebih luas di tingkat internasional.


Topik

Pendidikan UIN Maliki Malang UIN Malang magang ke Jepang interview



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan