Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Menko Muhaimin Perkuat Layanan Terintegrasi hingga Perlindungan Pekerja Migran Lewat Malang Migrant Center

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Nurlayla Ratri

27 - Aug - 2026, 08:15

Placeholder
Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (tengah, pakai peci) saat menghadiri serangkaian agenda soft launching Malang Migrant Center (MMC) yang berlangsung di Pendapa Agung Kabupaten Malang pada Rabu 26 Agustus 2026 malam. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar telah meresmikan Malang Migrant Center (MMC). Serangkaian agenda soft launching MCC tersebut berlangsung di Pendapa Agung Kabupaten Malang pada Rabu 26 Agustus 2026 malam.

Muhaimin menegaskan, keberadaan MMC nantinya turut ditujukan untuk memberikan pelayanan terintegrasi bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI). Selain itu, dengan hadirnya MMC tersebut juga sekaligus ditujukan untuk memberikan perlindungan bagi para PMI.

Baca Juga : Polsek Bandung Tulungagung Gandeng Ojol, Ada Pesan Penting soal Kamtibmas

"Disrupsi, perubahan cepat, kondisi geopolitik global, persaingan, hingga peluang kerja di luar negeri itu begitu cepat. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan kolaborasi baik pemerintah, non-pemerintah, kampus, dan semua pihak untuk memberikan peranannya masing-masing secara kolaboratif," ujar Muhaimin saat mengawali pernyataannya saat ditemui JatimTIMES usai menghadiri agenda soft launching MMC, Rabu 26 Agustus 2026 malam.

Kolaborasi dari sejumlah pihak terkait itulah, disampaikan Muhaimin, yang nantinya bakal terjalin dalam satu ekosistem yang tergabung dalam MMC. "Malang Migrant Center inilah yang dijadikan satu pusat sehingga bisa mengkolaborasikan semua pihak, baik pemerintah, non-pemerintah, swasta, dan juga kampus," imbuhnya.

Muhaimin menambahkan, keterlibatan sejumlah pihak terkait yang tergabung dalam MMC tersebut juga bakal memberikan fasilitas hingga pendamping kepada para calon maupun pekerja migran. "Sejak calon pekerja migran (menjalani, red) proses persiapan, penempatan, hingga pulang pasca menjadi pekerja migran nantinya bisa jadi satu ekosistem yang saling menyeluruh.​ Dalam konteks itu, maka keterlibatan semua pihak nantinya akan ada dalam satu tempat yang utuh yaitu namanya Malang Migrant Center," imbuhnya.

Muhaimin optimis, dengan keberadaan MMC nantinya segala kebutuhan pelayanan hingga pendampingan terkait PMI bisa terfasilitasi. Tanpa terkecuali terkait perlindungan terhadap para PMI.

"MMC bertujuan untuk bersama-sama memfasilitasi para pekerja migran kita, sehingga dengan kolaborasi ini semua pihak akan lebih siap terutama dalam hal mengantisipasi berbagai percepatan perubahan. MMC juga ditujukan untuk memberikan perlindungan hak-hak para pekerja migran, termasuk tidak ada eksploitasi sejak pra-penempatan hingga penempatan," bebernya.

Selain melibatkan sejumlah pihak terkait yang ada di Indonesia, disampaikan Muhaimin, keberadaan MMC nantinya bila diperlukan juga bakal disinergikan dengan negara-negara lainnya. Opsi tersebut dipersiapkan untuk lebih memberikan jaminan pelayanan maupun perlindungan yang terintegrasi bagi para PMI.

​"Saya siap 24 jam mendorong Malang Migrant Center ini untuk dikolaborasikan dengan pihak-pihak manapun, termasuk negara lain. Saya siap untuk misalnya kemarin saat ke Jepang, saya juga terus meningkatkan networking yang produktif untuk Migrant Center seperti yang ada di Malang. Nantinya, di berbagai negara juga begitu, sehingga terjadi satu kerja yang produktif," imbuhnya.

Baca Juga : Kota Batu Terpilih Jadi Lokasi Replikasi Perintis Berdaya Connect, Pemkot Integrasikan Pertanian dan UMKM

Dijabarkan Muhaimin, terdapat beberapa pertimbangan terkait diresmikannya Migrant Center di Kabupaten Malang. Salah satu pertimbangannya ialah tingginya potensi pekerjaan migran asal Kabupaten Malang. Hal itu dibuktikan dengan tingginya remitansi atau pengiriman uang dari luar negeri ke Kabupaten Malang.

"Malang ini potensi dan motivasi kerja ke luar negerinya besar. Terbukti remitansi dapat membawa kemakmuran, tapi tidak kalah penting yang harus diatasi adalah masalah-masalah yang juga begitu banyak. Ya, tentu dengan adanya Malang Migrant Center ini menjadi wujud kesadaran akan adanya banyak masalah yang harus diatasi," ujarnya.

Senada dengan yang diutarakan Muhaimin, Bupati Malang HM. Sanusi juga menyebut keberhasilan pemberdayaan purna pekerja migran juga telah terlihat pada sejumlah wilayah di Kabupaten Malang. Salah satunya di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare. Di desa tersebut telah dinilai mampu menunjukkan terkait bagaimana para purna pekerja migrannya dapat menjadi kekuatan ekonomi baru bagi lingkungan sekitar.

"Desa Arjowilangun menjadi salah satu contoh bagaimana purna pekerja migran yang berdaya mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi desa. Bahkan, kemajuan ekonominya dapat melampaui tingkat kecamatan," pungkas Sanusi saat menghadiri serangkaian agenda soft launching MMC.


Topik

Pemerintahan malang migrant center



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan