Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

BEM Nusantara Demo di Gedung DPRD Jatim, Tolak Pilkada Tidak Langsung

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

19 - Jan - 2026, 20:31

Placeholder
Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf menemui massa aksi.

JATIMTIMES - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Koordinator Wilayah Jawa Timur (Jatim) menggelar aksi demonstrasi, Senin (19/1/2026). Bertempat di depan Gedung DPRD Jatim, massa aksi menyampaikan sejumlah aspirasi. 

Salah satu poin penting yang disampaikan ialah penolakan terhadap rencana Pilkada tidak langsung. Dalam aksinya, massa membawa sejumlah poster tuntutan serta puluhan bendera organisasi.

Baca Juga : Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini Dimulai 2026, Puncaknya Capai 6 Menit

Aksi ini diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Timur yang tergabung dalam BEM Nusantara. Ketua Koordinator BEM Nusantara Jatim Deni Oktaviani Pratama menyampaikan, aksi ini mengusung sejumlah isu strategis di antaranya bidang pendidikan sampai wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD.

‎"Kami membawa isu di antaranya bidang pendidikan, kemudian MBG, bencana lingkungan seperti tambang, kemudian HAM, kemudian tolak Pilkada yang dipilih oleh DPRD. Kemudian juga berbicara tentang KUHAP yang barusan disahkan kemarin 2 Januari," ujarnya.

‎Terkait wacana Pilkada tidak langsung, Deni menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk kemunduran demokrasi. Sebab, pemilihan kepala daerah oleh legislatif menurutnya menghilangkan hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung setiap lima tahun.

‎"Itu adalah mandat rakyat jika kemudian Hari ini pilkada dipilih oleh anggota dewan itu menjadi kemunduran demokrasi," tegasnya.

Sedangkan mengenai program MBG, Deni menilai kebijakan tersebut belum menjadi solusi yang tepat. Pasalnya, berdasarkan fakta di lapangan, program tersebut dinilai telah menimbulkan sejumlah kasus yang berdampak pada kesehatan pelajar serta berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran negara.

Padahal, banyak kebutuhan lebih mendesak yang menurutnya harus dijadikan prioritas oleh negara. “Anggaran seharusnya dialokasikan untuk sektor pendidikan yang lebih mendesak,” paparnya.

Mahasiswa demi di depan Gedung DPRD Jawa Timur


‎‎Melalui aksi tersebut, Deni berharap DPRD Jatim dapat mengakomodasi serta mempertanggungjawabkan aspirasi mahasiswa dengan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat di Provinsi Jatim.

Baca Juga : Rapat Paripurna Perdana Tahun 2026, DPRD Jatim Sahkan Dua Raperda

Di sela-sela aksi demonstrasi berlangsung, Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf berkenan keluar kantornya untuk menemui massa. Musyafak didampingi Sekretaris DPRD Jatim Ali Kuncoro dan jajaran pengamanan, tak segan berbaur dengan massa aksi.

Musyafak pun mengapresiasi adanya demonstrasi ini. Ia menilai sikap kritis yang ditunjukkan mahasiswa merupakan hal positif sebagai bagian dari peran generasi muda dalam menyikapi dinamika dan kondisi bangsa.

‎“Anak-anak muda memang seharusnya kritis terhadap situasi. Mereka sebagai perwakilan mahasiswa telah menyampaikan aspirasi secara fair, tertib, dan tidak anarkis. Datang dengan baik dan membubarkan diri juga dengan baik. Diakhiri dengan semangat cinta tanah air, itu sangat penting,” urai politisi PKB itu.


Topik

Peristiwa BEM Nusantara Demo DPRD Jatim pilkada Pilkada Tidak Langsung



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Bangkalan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa